03 November 2013

0 Kisah Perbudakan Ratih - 5

HUKUMAN DIMULAI

Sekitar setengah jam telah berlalu. Kini mereka kembali mendapatkan Ratih yang menanti dengan setia di tempatnya semula, tidak bergeming. Lisa melangkah mengitari Ratih beberapa kali. Meskipun sudah melihat contoh-contoh dari foto yang disimpan Surya di hardisk-nya, dia masih agak bingung akan memulai dari mana. Melihat kebingungan Lisa itu, Surya berinisiatif untuk memulainya.

"Baiklah, kita mulai saja dengan penobatan dia sebagai budakmu, oke?" cetus Surya. "Seperti kamu lihat, saya sudah menyiapkan beberapa peralatan di sana. Mari kita lihat apa yang dapat kita pergunakan saat ini." ajaknya sambil beranjak hendak menuju ke tengah ruangan.
Namun Lisa segera menggeleng, "Tidak perlu, Pak Surya!" cegah Lisa yang segera ditukas oleh Surya, "Surya saja, tidak usah pakai Pak! Cukup panggil aku Surya, bukankah sekarang posisimu menggantikannya sebagai istriku?"
"Baiklah.., hmm.., kalau begituu.., bagaimana kalau aku panggil Pa..?" tanya Lisa mesra.
"Itu lebih bagus. Oh ya, apa yang Mama maksud tidak perlu tadi?" tanya Surya meminta penjelasan.

Lisa tersenyum. "Mmm.., Mama pikir.., kita tidak perlu repot-repot, Pa! Biarkan budak kita yang mengambilkannya."
Kemudian dia mengalihkan pandangan ke arah Ratih, "Budak?"
Ratih yang sedang tertegun mendengarkan percakapan mesra kedua orang itu, terlonjak kaget.
"Ya, eh, iya, apa Nyonya?" sahutnya menantikan perintah.

Lisa merentangkan kaki dan berkacak pinggang di hadapan Ratih. Meski bibirnya berhiaskan senyuman, namun sorot matanya nyata-nyata memancarkan cemoohan.
"Tuan dan Nyonyamu ini ingin melihat melihat apakah ada di antara perlengkapan di sana itu yang pantas untukmu." Kalimat itu begitu menusuk hati Ratih.
"Hmm., sebagai majikan yang baik, tentu saja kami tak ingin kulitmu polos tanpa sehelai benang pun. Sepertinya kami akan dapat memilihkan sesuatu yang sesuai untukmu, benar begitu, Pap..?"
Surya mengangguk membenarkan sambil turut tersenyum.
"Budak yang baik tentunya akan dengan senang hati melayani Tuan dan Nyonyanya, iya kan..?"

Tanpa memiliki pilihan lain, Ratih mengangguk. Lisa tampak puas.
"Pintar..! Nah, kalau begitu mau kan mengambilkan semuanya ke sini?"
"Baik Nyonya!" sahut Ratih patuh, penuh kepasrahan.
Dia segera bangkit melaksanakan titah. Tubuhnya bergidik ngeri ketika mengangkat tumpukan perlengkapan tersebut. Dia harus bolak-balik hingga dua kali untuk memindahkan seluruhnya. Setelah itu dia duduk bersimpuh di hadapan mereka.

"Ck, ck, ck..!" Lisa berdecak kagum melihat kepatuhan Ratih dan kelengkapan peralatan yang telah dipersiapkan Surya.
"Aha.., sepertinya ini akan cocok untukmu!" katanya sambil memungut rantai anjing, "Coba kita tes!"
Lisa mendekati Ratih dan membelitkan sabuk kulit pada ujung rantai tersebut ke leher Ratih, lalu mengancingkannya.
"Bagaimana, Pa? Bagus..?" tanyanya sambil menarik rantai tersebut hingga kepala Ratih terdongak ke atas.
"Tentu saja, Sayang! Itu memang sudah sepatutnya."
"Papa tahu, kenapa Mama pilih yang ini?" tanya Lisa disambut gelengan kepala Surya.
Lisa menyeringai penuh ejekan, "Mama sengaja memilihkan ini, karena Mama sangat terkesan dengan kepatuhan budak kita ini. Mama ingat-ingat, kayaknya yang paling patuh dan setia di dunia ini, kok ya hanya anjing. Jadi sebagai hadiah untuk kepatuhan dan kesetiaannya itu, Mama memilih untuk menghadiahkannya kalung ini."
Ratih betul-betul merasa terhina. Tega benar wanita itu merendahkan dirinya, bahkan dipersamakan dengan binatang, anjing lagi! Dan Surya sama sekali tidak menunjukkan keberatannya.

"Mirip enggak, Pa?" tanya Lisa lagi.
"Tentu..! Ha, ha, ha.. Mama pintar sekali! Kita memang harus memberikan hadiah yang pantas untuk kesetiaannya. Rantai itu akan selalu mengingatkannya pada posisinya!" Surya membenarkan.
"Bagaimana, Budak! Kamu suka?"
Ratih diam dalam kebingungannya pada pertanyaan Lisa itu. Dia paham benar bahwa mereka sengaja sedang mempermainkannya. Jadi mereka bukan mengharapkan jawaban yang sesungguhnya, melainkan jawaban yang dapat memuaskan rasa berkuasa mereka. Dan kalau ingin selamat, maka dia harus memberikan yang mereka minta.

"He, jawab! Apa kamu bisu?" bentak Surya.
"Eh, ya.., ya, suka! Mmm.., ya! Iya, iya.., saya suka." Air matanya kembali meleleh menghadapi ketidakberdayaannya, "Apa saja yang Tuan dan Nyonya suka." sahutnya terbata-bata.
"Ha ha ha..! Dia suka, Ma! Ha, ha, haa..! Dia suka! Dia suka menjadi anjing, ha, ha, ha..!" Surya tertawa girang mendengar jawaban itu.

Lisa turut tertawa dan mengelus-elus kepala Ratih. "Kalau begitu bilang apa..?" tanyanya.
"Terima kasih, Nyonya.., terima kasih!"
"Ha, ha, ha..!"
"Aku jadi ingin jalan-jalan. Oh, iya, aku kan belum mengenal rumah ini." Lisa kembali berkata setelah tawa mereka reda.
Dipungutnya pemukul nyamuk dan mengibas-ngibaskannya di udara.
"Ayo, budak yang baik, mau kan kamu menunjukkan ruangan-ruangan rumah ini kepada Nyonyamu?"
Ratih mengangguk dan bangkit hendak menunjukkan jalan.

"Et, et, et.., tidak!" sergah Lisa, "Tidak begitu! Tidak usah berdiri. Mana ada anjing jalan berdiri?" larangnya.
Dengan menahan rasa perih di hati, Ratih mulai merangkak ke arah dapur. Namun Lisa menarik ujung rantai di tangannya, sehingga lehernya agak tercekik. Ratih berhenti dan memandang Lisa dengan bingung.
"Bukan kesitu! Pertama-tama aku ingin ke kamarku dulu. Ayo, tunjukkan yang mana kamarku!"
"Maksudnya?" tanya Ratih sambil memandang Surya.
"Kamar yang biasa aku tiduri, Goblok! Bodoh banget, sih! Tentu saja Nyonyamu akan tidur di kamar Tuanmu!" tandas Surya.

Ratih lalu melangkah menuju kamar tidurnya selama ini. Lisa mengikuti di belakangnya sambil terus memegang ujung rantai itu, diiringi Surya. Tangan kiri Surya memeluk pinggangnya dengan mesra. Lisa tersenyum dan balas memelukkan tangan kanannya ke pinggang Surya.

Setelah tiba di kamar, Lisa melangkah mendekati meja rias. Dia menyalakan lampu di meja tersebut, kemudian duduk. Diperiksanya satu per satu perlengkapan rias milik Ratih. Ketika dia melihat sisir yang tergeletak di meja itu, dia mendapat ide dan menarik rantai di leher Ratih. Ratih bergerak mendekat. Lisa mengambil sisir tadi dan juga baby oil, lalu berpindah ke belakangnya. Ditekannya pundak wanita itu ke lantai, sehingga pantatnya menyembul tinggi di belakang, menungging.

Kemudian dengan menamparkan kakinya ke paha bagian dalam Ratih, dia menyuruhnya mengangkang. Lisa membalik pegangannya pada sisir itu, sehingga tidak lagi memegang gagangnya. Selanjutnya dia membungkuk di dekat pantat Ratih, membuka tutup botol baby oil dan menuangkan beberapa tetes ke gagang sisir, dan beberapa tetes juga ke anus Ratih.

"Ini akan membuatmu semakin mirip!" kata Lisa sambil memasukkan gagang sisir itu ke lubang anus Ratih.
Ratih menggeliat sakit, namun karena telah dilumuri baby oil, benda itu dapat lolos masuk tanpa terlalu banyak hambatan.
"Nah! Bagaimana Sayang?"
"Kamu memang pintar, Sayang!" sahut Surya, kemudian melanjutkan pada Ratih, "Kamu sebaiknya berhati-hati agar ekormu itu tidak lepas, atau.."

"Tenang Pa, dia pasti akan menjaga ekornya dengan sangat baik, bukan begitu Budak?" Lisa menimpali.
"Iya Nyonya!" sahut Ratih.
"Hmm.., kamu senang kan diberikan ekor?"
"Tentu saja.., Nyonya, saya senang. Terima kasih, Nyonya..!" sahut Ratih terbata-bata penuh pertentangan di batinnya.
"Bagus!" sahut Lisa dingin, "Sekarang mari kita teruskan ke ruang lain!"

Mereka kembali melangkah menyusuri setiap ruangan. Namun kini Ratih mengalami kesulitan dengan gerakannya, karena setiap kali dia melangkah, terasa ada benda keras yang mendesak-desak anusnya. Surya dan Lisa menyadari keadaan itu, dan mereka tertawa geli setiap kali ekor buatan itu bergoyang.

Setelah melangkah beberapa saat, sisir itu terlepas dari tempatnya. Lisa marah besar dan menyabetkan pemukul nyamuk di tangannya ke kedua gundukan pantat Ratih berkali-kali. Ratih menyembah-nyembah memohon ampun, dipungutnya sisir itu dan dipasangkan kembali ke tempatnya semula sambil menekannya dengan dalam agar tidak terlepas lagi.

Kini mereka berada di teras belakang. Di atas tanah di halaman belakang itu tampak tiang jemuran. Di sudut kiri teras terdapat mesin cuci, dan di sudut kanan terdapat meja setrika. Lisa mengarahkan Ratih menuju ke mesin cuci. Di dekatnya itu ada keranjang kecil yang penuh berisi penjepit pakaian, terbuat dari plastik. Surya memandangi jepitan itu dengan serius, melirik ke arah Ratih. Kemudian dia kembali memandangi jepitan itu sambil mememencet-mencet gagangnya. Mendengar suara jepitan itu, Lisa menoleh kepada Surya.

"Kenapa, Pa?" tanyanya heran.
"Hmm.., enggak. Papa cuma sedang memikirkan ini." sahut Surya sambil menunjukkan jepitan yang dipegangnya.
Dia diam beberapa saat, kemudian melanjutkan, "Gimana ya, bisa enggak ini dipakai?"
Lisa mengembangkan senyum menangkap maksud Surya, "Oh, maksud Papa seperti yang di foto tadi itu?" sahutnya manis. "Bisa, dong! Kita coba saja, bagus apa enggak."
"Sakit banget enggak ya, Ma?"
Lisa mengambil sebuah, dan mencoba pada pergelangan tangannya sebelah dalam, namun segera dilepaskan kembali sambil mengaduh, "Aduh! Lumayan juga, Pa! Di tangan saja sudah sakit kok, apa lagi kalau di susunya."

Ratih merinding mendengarkan percakapan mereka yang merencanakan untuk menyiksanya dengan penjepit jemuran itu. Di payudaranya lagi! Sudah terbayang olehnya rasa sakit yang akan menimpanya. Dia tahu benar, bahwa sebentar lagi itu akan benar-benar terjadi, walaupun dia sangat berharap semoga mereka hanya sedang menakut-nakutinya saja.
"Yah, siapa tahu?" pikirnya dengan harap-harap cemas.
Tapi ternyata harapannya meleset. Apa yang dia khawatirkan ternyata benar-benar terjadi.

"Budak! Tuanmu mempunyai hadiah menarik untukmu!" seluruh persendian Ratih terasa lemas mendengar vonis yang telah dijatuhkan.
Sambil tersenyum manis Lisa menyodorkan dua buah jepitan kepadanya.
"Coba, pasangkan masing-masing di tetekmu!"
"Aduh! Ja, jangan Nyonya.. Sakit..!" protes Ratih gemetaran.
"Ayo..!"
Ratih menggeleng berulang-ulang sambil menelungkupkan telapak tangan menutupi kedua payudaranya, "Jangaann.., ampun, Nya.., aduh, ampuunn..!"
"Berani kamu membantah, Budak?" kini suara Lisa terdengar dingin penuh ancaman.
"Ampun, tidak berani, Nyonya! Aduh, tapi sakit, Nya..!" rengeknya ketakutan.

Lisa kembali tersenyum dibuat-buat. "Tapi ini perlu untuk penampilanmu, biar lebih menarik!" bujukannya terdengar begitu mencemooh.
"Sakit sedikit.., enggak apa-apa, kok.., enggak berdarah." desaknya.
Sikapnya bagaikan seorang ibu yang sedang membujuk anak kecilnya untuk minum obat puyer yang pahit.
"Sakit, Nya, yang lain saja, jangan itu..!" Ratih terus merengek.
"Alaahh.., enggak apa-apa! Ayo cepat!" Surya turut mendesak.

Namun Ratih tetap saja menggeleng-gelengkan kepala sanbil memohon ampun, menolak melakukannya. Akhirnya Lisa kehabisan kesabaran, dan membentak, "Sudah! Jangan membantah lagi! Pokoknya kamu harus memakainya! Soal sakit, itu urusanmu! Sekarang cepat lakukan, atau aku yang akan memasangkannya! Kalau sampai aku yang melakukannya, maka semuanya akan kupasangkan di tubuhmu tanpa sisa!" ketusnya, "Sekarang bagaimana, mau aku yang melakukannya?" ancam Lisa sambil menggerakkan tangan menjamah keranjang itu.

"Jangan, Nyonya!" cegah Ratih.
"Baiklah! Akan aku lakukan, biar kulakukan sendiri saja, Nyonya!" mohon Ratih sambil menjulurkan tangannya.
Lisa tersenyum menang. Ratih memungut sebuah penjepit, dan dengan menahan napas dipasangkannya di dada kirinya.
"Bukan di situ!" larang Lisa, "Di putingnya!"
"Oghh..!" erang Ratih menahan sakit ketika dia telah memindahkannya tepat pada puting kirinya. Tubuhnya menggelinjang beberapa saat.
"Teruskan! Yang sebelah lagi!"

Dengan membelalakkan mata menahan sakit dan ngeri, dipungutnya yang sebuah lagi, dan memasangkan di puting sebelah kanannya. Anak sungai di kedua pipinya kembali mengalir. Kedua telapak tangannya digenggamkan di sekitar payudaranya, berusaha mengurangi rasa sakit akibat jepitan itu. Beberapa saat kemudian dia mulai dapat mengendalikan perasaannya, dan menyadari betapa kedua orang itu sedang berpelukan mesra sambil tersenyum-senyum menikmati penderitaannya. Sungai mengalir kian deras.

"Hentikan! Cengeng! Baru dua saja sudah nangis, bagaimana nanti kalau kupasangkan semuanya?"
Bentakan Lisa begitu mujarab menghentikan tangis Ratih. Lisa dan Surya kemudian mengulurkan tangan menjamah kedua jepitan itu dan mempermainkannya. Ratih menggeliat kesakitan. Dikepalkan kedua tangannya sambil menegangkan badan mencoba untuk bertahan.

Tiba-tiba Lisa tersentak, "Oh iya! Puting dan pantatmu sudah dihias, tidak adil kalau yang satu itu tidak mendapatkan bagian." katanya seraya memungut dua penjepit lagi, lalu membungkukkan badan dan memasangkannya pada masing-masing bibir vagina Ratih.
Seringainya kian buas menyaksikan tubuh Ratih yang bergetar hebat menahan rasa perih yang teramat sangat.

Tidak cukup sampai di situ, Lisa kembali mengambil sebuah jepitan, dan kali ini memasangkannya tepat pada kelentitnya. Tubuh Ratih berguncang hebat. Kedua kakinya merenggang-renggang kejang. Pandangannya berkunang-kunang. Hampir saja dia roboh kalau rantai di lehernya tidak ditarik oleh Lisa untuk menahan tubuhnya. Perlahan Lisa mengendurkan rantai itu sedikit-sedikit, sehingga Ratih dapat menurunkan tubuhnya duduk mengangkang di atas lantai.

Dia merasa serba salah, entah bagian mana yang harus diusap-usap untuk mengurangi sakitnya, karena baik atas maupun bawah keduanya sama berdenyut-denyut mengantarkan penderitaan yang maha berat. Sempat terlintas pikiran untuk mencabuti jepitan itu, namun kesadarannya akan ancaman Lisa menyebabkan dia membatalkan niatnya.

Bersambung . . . .

0 comments:

Post a Comment

Labels

Seks Umum (1606) pesta seks (888) Sesama Pria (564) Setengah Baya (497) Negeri jiran (462) Cerita Sex (455) Lain-lain (422) Umum (392) Cerita Dewasa (379) Sedarah (353) Daun Muda (277) pemerkosaan (272) Cerita Panas (247) Seks (239) cerita seks (234) Artikel Seks (200) Tante (192) Kisah Seks (187) Adult Story (184) Hot (164) abg (164) Bondage (143) tukar pasangan (138) Cerita Binal (133) Sesama Wanita (120) Cerita sex hot (117) Cerita Sex Pemerkosaan (88) Foto Hot (72) Cerita Sex ABG (68) Cerita sex keren (68) Cerita Sex Umum (66) Cerita sex panas (66) Daftar Isi (62) Artikel (60) Bacajuga (57) Cerita Mesum (54) Cerita Sex Sedarah (50) Cerita Pesta Sex (47) cerita sex selingkuh (45) Cerita Sex Perselingkuhan (43) Cerita Sex Setengah Baya (42) Tips dan Trik (42) Cerita Perselingkuhan (41) Pesta Sex (39) Cerita Hot Dewasa (38) Kesehatan (36) Cerita Fiksi (35) Masturbasi (35) Galeri Foto (33) selingkuh (33) Cerita Panas Daun Muda (32) Cerita Pasutri (32) Cerita Sex Daun Muda (32) Unik (29) Berita (28) Dr Boyke (28) Konsultasi (28) Cerita Sex Dewasa (27) Kisah 1001 Malam Abunawas (27) Prediksi Togel Terbaru (27) Cerita Sex Sekolah (26) 18+ (24) Cerita Sex Tukar Pasangan (23) cerita hot (23) Karya Pengarang Lain (22) Gadis (20) Download Cerita sex (19) A +++ (17) Mahasiswa (17) Bestiality (16) Cerita 18+ (16) Cerita Pemerkosaan (16) arthur (16) bahasa indonesia (16) original (16) Artikel Dewasa (15) Cerita Sex Berseri (15) Cerita Sex Sesama Wanita (15) Kerabat dekat (14) Pengalaman Seks (14) Penyiksaan (14) cerita porno (14) english (14) fanfiction (14) Anime / Manga (13) Cerita Misteri (13) Jilbab Lovers (12) cerita tante (12) Beastiality (11) Cerita Dewasa 17 tahun (11) Cerita Ringan (11) DI bawah umur (11) Movies (11) Cerita Bokep (10) Cerita Sex Dengan Hewan (10) Om om (10) kumpulan cerita dewasa (10) Cerita Hot Perawan (9) Cerita Nafsu Bejat (9) Mahasiswi (9) Sex Umum (9) Tia (9) perawan (9) 17 tahun (8) Cerita (8) Cerita Sex Artis (8) Cerita Terbaru (8) Cerita Three Some (8) Pembantu (8) Cerita SMA (7) Cerita Tante Girang (7) Cheat Lost Saga (7) Doujin (7) Ruang Hati (7) Tips Trick (7) cerita perkosaan (7) cerita seks tante girang (7) cerpen (7) memek tante (7) tante girang (7) Artis (6) Cerita Gay dan Lesbi (6) Cerita Sex Onani dan Masturbasi (6) Kondom (6) Wayang Kulit (6) aids (6) cerita abg bugil (6) cerita jorok (6) cerita ngentot (6) Andani Citra (5) Cerita Sex Lesbian (5) Dongeng (5) Kata Kata (5) Koleksi Langka (5) MISS V (5) Pemaksaan (5) PrediksI Pertandingan Bola (5) Selebriti (5) Togel (5) Trik Sex (5) Zodiak (5) cerita istri selingkuh (5) istri selingkuh (5) ngentot tante (5) Bola (4) Bule (4) Cerita Masturbasi (4) Cheat Point Blank (4) Cinta (4) Eropa (4) Fan Fiction (4) Gadis Kampus (4) Guru (4) Inggris (4) Isteri (4) Italia (4) Prancis (4) Pria Jantan (4) Program kejantanan (4) Waria (4) cerita daun muda (4) cerita dewasa janda (4) cerita memek (4) cerita panas abg17 tahun (4) cerita penis (4) cerita perek (4) cerita seru (4) cerita sex guru (4) cerita tentang janda (4) gadis bandung (4) kisah dewasa (4) memek (4) ngentot pembantu (4) sma (4) soul calibur (4) suikoden 2 (4) Adik Kakak (3) Cerita Artis (3) Cerita Gigolo (3) Cerita Remaja (3) Cerita Sedarah (3) Eksibisi (3) Fantasi Seks (3) Hasil Pertandingan (3) Humor (3) Karya Dr. H (3) Porno (3) abg bandung (3) abg bugil (3) bandar bola (3) bandar casino sbobet (3) bandar judi (3) bandar sbobet (3) bandar situs bola (3) cerita bogel (3) cerita dewasa abg (3) cerita gadis (3) cerita kekasih (3) cerita kontol (3) cerita lonte (3) cerita lucah (3) cerita ml (3) cerita nikah (3) cerita pacaran (3) cerita porn (3) cerita romantis (3) cerita sahabat (3) cerita saru (3) cerita saru 17 tahun (3) cerita seks daun muda (3) cerita seks pembantu (3) cerita seksi (3) cerita seru 17 tahun (3) certa memek (3) cewek abg (3) cewek bugil (3) cewek cantik (3) cewek hot (3) cewek seksi (3) dynasty warriors (3) foto memek (3) gadis bandung bugil (3) kisah daun muda (3) meki tembem (3) memek tante cantik (3) ngentot mama (3) ngentot tante girang (3) polis (3) Antivirus (2) Artis Film Porno (2) Buah Buahan (2) Bugil (2) Cerita Lesbian (2) Cerita Sejenis (2) Cerita Silat (2) Dewasa (2) Horor (2) Karya Diny Yusvita (2) Kisah Kejam (2) ML (2) Majalah Dewasa (2) Makcik (2) Pelacur (2) Penyakit Kelamin (2) Penyanggak (2) Prediksi Euro 2012 (2) Resep Masakan (2) Resep Ramadhan (2) Sesama Jenis (2) Story (2) Travic Sex (2) bercinta dengan pembantu (2) brondong (2) cerita istri (2) cerita janda (2) cerita nikmat (2) cerita pelacur (2) cerita pembantu (2) cerita psk (2) cerita seks ibu (2) cerita seksual (2) cerita sensual (2) cerita sex anak imut (2) cerita sex igo (2) cerita sex suter (2) cerita wts (2) cewek chinese (2) cewek nakal (2) cewek salon bugil (2) code geass (2) enaknya memek tmaam tiri (2) foto istri bugil (2) foto janda (2) foto pelacur (2) istri (2) istri nakal (2) janda (2) kontol (2) montok (2) ngentot (2) ngentot abg (2) ngentot cewek abg (2) ngentot cewek salon (2) ngentot mbak-mbak (2) ngentot tante muda (2) orang (2) pelacur abg (2) pelacur jalang (2) pelacur tante (2) perselingkuhan (2) psk bugil (2) psk telanjang (2) seks dengan tetangga (2) singapore (2) tante binal (2) tante gatel (2) tante girang cari brondong (2) tante jalang (2) tante pelacur (2) tante-tante (2) tempek tante (2) toket tante (2) vagina (2) video sex (2) wanita (2) Alat Kelamin (1) Aminah (1) Ampun Tante.... ampun.... (1) Bali (1) Berawal Dari Langganan (1) Biodata (1) Biografi (1) Bisnis Online (1) Cerita Sadis (1) Cerita Sex Berjilbab (1) Cerita Sex Maria (1) Cerita Tentang Sex (1) Cerita Tukar Pasangan (1) Cerita lepas (1) CeritaDewasa (1) Cie Yeni yang Hot (1) Contoh Surat (1) Datin (1) Dewi dan Tante Anis (1) Difuck (1) Digerudi (1) Ditinggalkan (1) Download (1) Fantasy : Kisah Prita Laura dan Frida Lidwina (1) Foto (1) Foto Hot Dewasa (1) Foto Seks (1) Gadget (1) Gambar Hot (1) Gambar Hot Dewasa (1) Gambar Pasutri (1) Gaya Posisi Seks (1) Gelek (1) Gerimis (1) Gue istri yang bener bener nakal... (1) Guru Murid (1) Hanis (1) Harga Handphone Mito (1) Harga Handphone Nokia (1) Harga Handphone Sony (1) Harnani (1) Hilangnya perjaka ku dengan tante indra (1) Hot News (1) Ibu Muda (1) India (1) Jepang (1) Jika waktu bisa kuulang kembali (1) Kakak (1) Karya Ninja Gaijin (1) Karya Yohana (1) Kenangan di bekas tempat kosku (1) Kenikmatan (1) Khasiat Ramuan Sehat Lelaki (1) Ki Anom Suroto (1) Ki Hadi Sugito (1) Ki Manteb Sudarsono (1) Ki Narto Sabdho (1) Ki Sugino Siswocarito (1) Ki Timbul Hadiprayitno (1) Kisah vania (1) Korea (1) Kost pacarku Nina (1) Lainnya (1) Liani 5: Sex in the Mall (1) Lirik Lagu (1) Lucu (1) Lusi Aku Mencintaimu (1) ML dengan Bu Vivin (1) Malam Pertama (1) Mbak Dina kakak iparku (1) Melissa Anak tiriku (1) Menghangatkan Hujan (1) Menyetubui (1) Mertua (1) Minuman Obat (1) Multi Orgasme (1) Musik (1) Nikmat (1) Nikmatnya (1) Pakcu (1) Pasang Iklan (1) Pegawai Toko Sepatu (1) Pejantan Lugu Tuk Istriku (1) Pendidikan (1) Pengalaman (1) Pengalaman Ngentot Dengan cia (1) Pengetahuan (1) Piala AFC (1) Puisi (1) RENDEVOUS WITH GIRL WHO EVER REFUSE ME…. (1) Ruzita (1) Safura (1) Sakinah (1) Sawiyah (1) Seks Dengan Binatang (1) Selabintana nikmat. (1) Seminar nikmat (1) Shida (1) Shinta (1) Sinopsis Film (1) Softcore (1) Sri Maya [i]Nestina .. what a amazing .. (1) Tablet (1) Take And Give (1) Tante mau tukar pasangan (1) Teman therapisku tersayang (1) Temen kost (1) Tips Suami Istri (1) Tips dan Triks (1) Video Porno (1) Vidio (1) abang (1) abg bugil nakal (1) abg di perkosa (1) abg smu (1) abg smu jakarta (1) abg toge (1) adegan sex (1) anak kuliah yang beruntung (1) anakku (1) angkatku (1) bawah umur (1) benyamin sueb (1) bercinta dengan mbak (1) birahi pembantu (1) biseks (1) calon mertua binal (1) cara ngajak pembantu ML (1) cerita abg smu (1) cerita adegan sex (1) cerita babu (1) cerita birahi (1) cerita bugil abg (1) cerita indonesia sex (1) cerita janda kembang (1) cerita jorok pembantu (1) cerita keperawananku (1) cerita memek X (1) cerita pacar (1) cerita panas indonesia (1) cerita permerkosaan (1) cerita porno X (1) cerita saru X (1) cerita seks dewasa (1) cerita seks janda (1) cerita seks janda kembang (1) cerita seks setengah baya (1) cerita seksual X (1) cerita selangkangan (1) cerita sensual X (1) cerita setengah baya (1) cerita sex bugil (1) cerita sex gadis 18 tahun (1) cerita sex gadis perawan (1) cerita sex indonesia (1) cerita suami istri (1) cerita tante binal (1) cerita tante girang dengan brondong (1) cewek (1) cewek amoy (1) cewek bandung (1) cewek hamil bugil (1) cewek jakarta (1) cewek sma (1) chatter (1) chatting (1) dalam (1) dengan (1) di villa tante (1) ditebuk (1) dosen (1) dosen genit (1) dosen tante girang (1) dukun (1) dvd benyamin (1) dvd kadir doyok (1) dvd warkop (1) enaknya tante girang (1) foto bispak (1) foto istri bugil X (1) foto janda muda (1) foto pembantu bugil (1) foto pembantu diperkosa (1) foto pembantu telanjang (1) foto perek jakarta (1) foto tante girang (1) gadis salon (1) gangbang (1) gersang (1) gohead (1) hatiku (1) hilang keperawanan (1) hypersex (1) ibu berjilbab nakal (1) ibu dosen teman seks (1) ibu hamil (1) ibu tetty (1) ipar ku (1) istri genit (1) istri muda bugil (1) istri muda bugil X (1) istri orang (1) istri pak guru (1) istri selingkuh X (1) istri telanjang (1) istri telanjang X (1) istri teman (1) istri teman genit (1) istri teman menggoda (1) jablay (1) janda binal (1) janda bispak (1) janda bugil (1) janda cantik (1) janda desa (1) janda hot (1) janda muda (1) janda seksi (1) janda stw (1) janda telanjang (1) kandung (1) kegadisan hilang (1) kekasih (1) kekasihku Vie diperdaya mantannya (1) kelentit (1) keperawananku (1) kesalahan yg indah (1) ketemu di jalan (1) kisah tante girang (1) kolaborasi (1) maam tiriku tante girang (1) mahasiswi bugil (1) majikan nakal (1) makan (1) malam (1) malu-malu mau (1) mama temanku binal (1) mama tiriku binal (1) mbak arti (1) mbak cantik (1) mbak tukang lulur (1) memek abg (1) memek gadis (1) memek ibu (1) memek ibu kos (1) memek janda (1) memek merah (1) memek tante girang (1) mengapa harus gangbang ? mengapa ? (1) mengundang (1) mertua genit (1) ml adik ipar (1) ml ama ibu mertua (1) ml di hotel (1) mp3 basiyo (1) mp3 kartolo cs (1) nafsu (1) nge-seks dengan Para Peronda Malam (1) ngentot abg smu (1) ngentot cewek hamil (1) ngentot cewek smu (1) ngentot ibu menyusui (1) ngentot ibu mertua (1) ngentot janda tua (1) ngentot kakak ipar (1) ngentot mama tiri (1) ngentot mertua (1) ngentot saudara (1) ngentot sma (1) ngentot smu (1) ngentot sopir (1) ngentot suster (1) ngentot suster cantik (1) ngentot tante girang kaya (1) ngeseks dengan mama tiri (1) ngetot adik (1) ngetot kakak (1) oral seks (1) pandai (1) pasangan mesum (1) pemaksaan seks (1) pembantu bahenol (1) pembantu bugil (1) pembantu telanjang (1) penis (1) perbesar penis (1) perempuan (1) perkosa (1) pertama (1) pertamaku (1) posisi sex mantap (1) prediksi spanyol vs italia (1) pujaan (1) rakan (1) resep kue (1) riang (1) salon mesum (1) salon plus plus (1) script bisnis (1) sehari (1) sekretaris (1) seks degan mama (1) seks jilbab (1) selangkangan (1) selangkangan gadis (1) seling (1) selingkuh X (1) selingkuh dengan istri teman (1) selingkuh dengan karyawan (1) simpan (1) situs sex perkosa (1) skandal tante (1) sodomi (1) spanyol vs italia (1) street fighter (1) stw (1) suami lugu (1) suami sayang (1) suami selingkuh (1) suster (1) suster cantik (1) tante asih (1) tante baik nafsu (1) tante cari brondong (1) tante dosen (1) tante gaya doggy (1) tante genit (1) tante girang baik (1) tante girang bugil (1) tante girang cantik (1) tante girang cari abg (1) tante girang hot (1) tante girang kaya (1) tante girang merangsang (1) tante girang nafsu (1) tante girang puas (1) tante jilbab genit (1) tante ku aku entot (1) tante ku buas (1) tante manja (1) tante mia (1) tante nakal (1) tante ndut (1) tante ngentot (1) tante sari (1) tante seks (1) tante tetty (1) tantenal (1) template website (1) tetangga tante girang (1) tetanggaku binal (1) threesome (1) tips bola online (1) toge (1) toket (1) toket cewek salon (1) trik mendapatkan tante girang (1) tukang lulur (1) vagina tante (1) wanita beristri (1) wanita diatas (1) wanita setengah baya (1) wanita sex puas (1) warkop dki (1)
 

Kisah Kisah Napsu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates