26 April 2013

0 Liku-liku kehidupan pribadiku - 1

Perkenalkan dulu, namaku Tuti. Kisah ini kutulis untuk Pembaca. Maaf barangkali kisah ini tidak tersampaikan dalam bahasa yang bagus, karena aku tidak mempunyai pengalaman sedikitpun dalam hal tulis-menulis dan olah kata.

Sampai aku lulus SMA. Pada saat itu aku dilamar seorang pria yang masih ada ikatan saudara, sebut saja Mas Adi. Mas Adi telah bekerja di kantor Telepon (sekarang PT. Telkom). Orangnya ganteng dan orangtuanya cukup kaya. Aku waktu itu baru berusia 19 tahun. Sebenarnya memang aku sudah naksir sama Mas Adi. Maka waktu aku dilamar, walaupun masih sangat muda, aku sih mau saja. Kupikir walaupun sekolah terus, toh nanti juga akan di rumah mengurus keluarga, karena Mas Adi tidak mengizinkan aku bekerja. Kasihan anak-anak katanya. Dan yang penting lagi, terus terang saja, aku sudah kepingin disetubuhi laki-laki. Kemaluanku sudah ingin dimasuki penis, penisnya Mas Adi. Akhirnya aku jadi dikawinkan dengan acara cukup meriah, dan sangat berkesan selama hidupku. Tentu saja yang paling penting, bagaimana setelah kami dikawinkan dan mengarungi hidup ini bersama Mas Adi.

Beberapa bulan sebelum perkawinan kami, dalam masa pacaranku yang singkat, aku mendapatkan pengalaman mengenai penis laki-laki. Pada hari libur aku dan Mas Adi sering berpergian berdua dengan sepeda motor. Tetapi pacaran kami yang nyerempet-nyerempet bahaya justru terjadi di rumah Mas Adi. Ciuman pertama berlangsung di gedung bioskop, waktu nonton berdua. Itupun belum dapat dinikmati betul. Tapi karena pertama kali rasanya luar biasa. Kalau untuk ukuran jaman sekarang, ciuman di bioskop itu rasanya lucu dan hambar. Kurang nafsu. Setelah menjadi suami istri aku sering diledek oleh suamiku mengingat ciuman di bioskop itu. Pertama kali aku melihat kemaluan laki-laki adalah punya Mas Adi. Hal itu terjadi waktu aku hanya berdua di rumah Mas Adi. Kami berdua ditinggal kondangan oleh orang tua Mas Adi. Kami berciuman sepuasnya dan Mas Adi meremas-remas buah dadaku dengan penuh nafsu. Karena nafsu semakin naik, Mas Adi sampai merogoh kemaluanku. Aduh rasanya takut-takut nikmat. Celana dalamku dipelorotkan sampai ke pahaku.

"Tut kamu pengin lihat punyaku nggak?" tanya Mas Adi. Aku diam saja, rasanya takut dan malu sekali. Tapi Mas Adi langsung membuka sarungnya dan melorotkan celana dalamnya. Aku kaget juga melihat penis Mas Adi yang tegang tegak berdiri. Kepalanya 'mbendol,' dan aku jadi teringat waktu aku melihat penis kuda waktu aku masih kecil. Kelihatan urat-uratnya menonjol di kiri-kanan batang penisnya. Tanganku dituntun Mas Adi untuk memegangnya. Aku segera menggenggamnya dan memijit-mijitnya. Aduuh, rasanya berdebar-debar sekali. Aku betul-betul telah memegang dan menggenggam penis laki-laki. Aku mengelus-elus kepalanya. Mas Adi menggeliat dan mendesis, "Aduuh geli.. Tuut", katanya. Saat itu kami hanya sampai memegang-megang saja. Kami belum berani bertindak lebih jauh. Itupun malam harinya aku teringat-ingat penis Mas Adi yang tegang dan besar. Apakah nanti muat kalau masuk ke vaginaku? Dan ini aku ketahui pada malam pengantin kami.

Setelah pesta selesai dan saudara-saudara telah pulang, baru terasa betul bahwa kami sangat capai dan mengantuk. Kami berdua masuk kamar pengantin kami. Karena sudah suami-isteri rasanya justru tidak malah santai dan tidak tergesa-gesa, tidak begitu menggebu-gebu untuk mulai bercumbu. Kami ganti pakaian, aku pakai daster dan Mas Adi pakai sarung dan kaos oblong. Kami berhadapan dan berciuman dengan mesra, saling meraba dan membelai. Entah siapa yang memulai, tahu-tahu dasterku telah terlepas, celana dalamku telah lepas pula, BH-ku telah jatuh. Mas Adi membuka sarung, celana dalam dan kaos oblongnya. Telanjang bulat berdua. Mas Adi sudah nafsu sekali. Aku dibaringkannya di kasur. Mas Adi menciumi seluruh wajah dan badanku dari atas sampai bawah. Tangannya berhenti di vaginaku, dielus, dibelai dikilik-kiliknya kelentitku. Liangku sudah basah. Tidak kalah semangat, penis Mas Adi kugenggam kuat-kuat dan kuelus-elus kepalanya. Mas Adi mulai menindihku, menciumiku. Ternyata berat juga!

"Sekarang, ya Tuut." Aku mengangguk. Kakiku aku kangkangkan, tangan Mas Adi memegang penisnya diarahkan ke vaginaku. Tangannya menuntun tanganku memegang penisnya. "Tolong dipaskan ke lubangnya Tuut", kata Mas Adi serak. Aku paskan kepala penisnya ke lubang vaginaku. Mas Adi menekan, nekan lagi, nekan lagi nggak masuk-masuk juga. Aku semakin takut, nafsuku justru menurun. Mas Adi membasahi kepala penisnya dengan ludahnya. Aku paskan lagi ke lubangku. Ditekannya, dan blees masuk kepalanya. Aku menjerit lirih. "Sakiit ya Tuut. Sakit yaa", bisik Mas Adi. Aku mengangguk. Ya Ampun penis Mas Adi baru masuk sepertiganya. Rasanya perih dan mengganjel sekali di liang vaginaku. Mas Adi menekan masuk lebih dalam, seret sekali. Nampaknya ludah Mas Adi hanya membasahi kepalanya saja, sehingga batangnya tetap kering. Kalau penisnya digerakkan rasanya sakit. Aku takut sekali. Kalau nanti sakit terus, lalu nanti gimana? Akhirnya aku menangis. Mas Adi kaget. Dicabutnya penisnya pelan-pelan dan aku diciuminya, "Aduuh, sakit sekali ya Tuut. Sudah-sudah dulu nggak usah diterusin dulu", katanya menghiburku.
"Nanti Mas Adi gimana kalau sakit terus", bisikku sambil memeluknya.
"Nanti, lama-lama kan nggak sakit. Sabar saja deh", hiburnya. Tapi aku yakin Mas Adi pasti kagok malam itu.

Ceritanya malam pengantin kami tidak selesai. Mas Adi gagal memerawaniku. Kami tidur karena memang capai dan mengantuk. Pagi-pagi bangun. Mas Adi berkata "Tuut, sarungku basah. Spermaku keluar sendiri semalam waktu kutidur." Nampaknya karena sudah nafsu sekali, dan persetubuhan kami tidak selesai, spermanya yang sudah siap muncrat akhirnya keluar sendiri waktu Mas Adi tidur. Kasihan Mas Adi. Pagi itu setelah mandi, aku masuk ke kamarku. Kemaluanku masih agak panas rasanya. Kulihat lubang vaginaku dengan cermin. Kulihat liangnya masih tampak rapat, Kelentitnya juga nampak jelas dan agak kebiruan. Kasihan Mas Adi. Aku berjanji malam nanti harus dapat diselesaikan.

Malamnya kami masuk kamar tidur sekitar pukul 21.00. Mas Adi langsung memeluk dan menciumku. Aku sudah siap-siap, sehingga tidak pakai celana dalam dan BH.
"Mas, ayo kita selesaikan Mas!" kataku. Mas Adi juga hanya pakai sarung saja. Dilepasnya sarungnya, dan dasterku disingkapkan ke atas sampai ke leherku, sehingga buah dadaku juga terbuka. Mas Adi sudah akan naik di atasku.
"Mas.. penisnya dibasahi sampai kuyup semua yaa. Sampai belakang ke pangkalnya, biar licin", kataku. Mas Adi diam saja, terus meludahi telapak tangannya dan dioleskan ke penisnya. Benar juga, penisnya relatif mudah masuk walaupun terasa mengganjel banget. Akhirnya masuk semuanya. Mas Adi mulai turun naik. Aku mulai menikmatinya. Makin basah, makin licin, dan makin nikmat, makin nikmat, makin nikmat. Mas Adi juga makin bersemangat mengocokku. Dia merangkulku, menciumiku. Penisnya terasa keluar-masuk vaginaku yang sudah semakin licin. Benar-benar penis itu rasanya nikmat sekali. Otot vaginaku makin berkontraksi menjepit keras penis Mas Adi. Mas Adi makin cepat mencoblos vaginaku, dan akhirnya dia menekan penisnya masuk dalam-dalam sampai habis ke pangkalnya. Nafasnya terhenti, terasa penisnya bergerak-gerak pelan di dalam vaginaku. Spermanya sudah keluar. Selesailah sudah malam itu. Perawanku sudah diambil Mas Adi. Memang haknya dia. Aku bahagia sekali, Mas Adi sudah bisa muncrat spermanya di vaginaku. Malam itu aku belum benar-benar merasakan nikmatnya bersetubuh. Tapi aku sudah punya keyakinan vaginaku sudah tidak akan sakit lagi.

Setelah malam itu, kami hampir setiap malam bersetubuh. Aku sudah bisa merasakan orgasme beberapa kali sampai lemas. Aku tidak malu-malu lagi untuk bergerak, menggeliat, mencengkeram, melenguh, merintih menikmati coblosan suamiku. Mas Adi juga mengajariku beberapa variasi dalam berhubungan seks. Tetapi sampai saat ini Mas Adi tidak mau aku mengulum penisnya. Katanya penis itu tempatnya di vagina bukan di mulut. Dia kasihan kalau aku harus mengemot dan mengulum penisnya. Rasanya dia kayak orang yang sewenang-wenang sama istrinya. Demikian juga aku juga tidak tega kalau suamiku sampai mengulum dan menjilati vagina dan clitorisku. Memang betul Mas Adi, vagina itu rumah penis, kalau lidah ya di mulut.

Kehidupan seksual dengan suamiku baik-baik saja, sampai aku hamil. Pada saat hamil kami tetap bersetubuh dengan teratur, walaupun dengan berhati-hati. Bahkan malam sebelum anakku lahir, kami masih bersetubuh. Kata Mas Adi setelah hamil tua, vaginaku menjadi semakin lebar dan licin, tetapi nikmat juga. Aku juga tetap merasa nikmat. Aku melahirkan bayi laki-laki yang cakep banget dan sehat. Kata Mas Adi anak ini pasti sehat karena setiap malam "disepuh" atau dilumuri sperma ayahnya waktu di dalam kandungan. Terang saja, sampai hamil besarpun kami tetap bersetubuh minimal dua kali seminggu.

Satu bulan lebih setelah melahirkan, Mas Adi sudah nggak tahan lagi. Tiap malam penisnya tegang banget. Walaupun kupijit dan kukocok, tetapi spermanya bandel nggak mau keluar-keluar juga. Lama-lama aku kasihan juga sama Mas Adi. Nampaknya persediaan spermanya sudah penuh dan pengin muncrat keluar.
"Mas.. sekarang boleh dicoba yaa. Tapi pelan-pelan lho", ajakku suatu malam setelah aku mengocok penisnya.
"Sudah berani Tut.. sudah sembuh." Aku mengangguk. Dasterku kusingkapkan ke atas. Buah dadaku yang besar karena sedang menyusui, kelihatan putih menggunung. Mas Adi membuka celana dalamku. Buah dadaku diciuminya dan mengenyot pentilku pelan-pelan.
"Mas.. jangan kuat-kuat nanti air susunya keluar lho",
"Habis gede banget dan putih Tut. Aku gemes banget."
Kakiku aku kangkangkan, dan Mas Adi mulai naik ke atas tubuhku. vaginaku siap dicoblos. Pelan-pelan kepala penisnya menempel ke lubangku, ditekan pelan, masuk, masuk dan akhirnya masuk semuanya. Kami langsung menikmatinya. Karena sudah satu bulan lebih tidak masuk ke vaginaku, waah Mas Adi langsung ngotot deh, nafsu banget. "Mas.. alon-alon lho. Kok langsung ngotot siih." "Tut.. aku pengin banget. Begitu masuk pelirku langsung nikmat banget. Aku pasti cepat keluar niih. Nggak apa-apa ya Tut. Aduuh nikmat banget Tut", katanya dengan terus mengocokku.
"Kalau sudah mau keluar langsung dicrootkan saja lho Mas. Nggak usah ditahan-tahan. Aku juga sudah nikmat kok. Dicrotkan di luar saja lo Mas", kataku sambil mengelus punggungnya. Mas Adi tidak menjawab, hanya terus menyetubuhiku dengan penuh semangat.
"Tuut aku mau keluar.. mau keluaar. Aduuh keluar.. Tuut." Mas Adi cepat mencabut penisnya. Cepat kusambar dan kugenggam kuat-kuat. Spermanya muncrat-muncrat di atas perutku. Mas Adi langsung lemas dan terguling di sampingku. Aku membersihkan penis Mas Adi dan sperma yang berantakan di atas perutku.
"Enaak Mas.." bisikku sambil tersenyum.
"Aduuh nikmat banget Tuut. Sudah ngampet sebulan. Sayang 10 menit sudah keluar yaa.. Kamu sudah puas belum Tuut", katanya sambil memandangku.
"Nggak apa-apa Mas. Ini kan percobaan. Nanti dipuas-puasin deeh. Tadi aku agak takut juga. Habis Mas langsung ngotot saja. Tapi ternyata lama-lama nikmat juga. Besok lagi ya Mas." Kami tertawa, berciuman lagi. Mesra. Aku bahagia sekali.

Mungkin bagi sebagian pembaca menganggap hubungan suami-istri seperti kisahku ini adalah hal yang sudah semestinya. Sehingga sensasinya tidak begitu mencekam lagi, karena itu sudah hal yang biasa dan wajib dilakukan oleh sepasang suami istri. Dan kami memang selama ini berhubungan badan secara normal-normal saja. Konvensional dan tidak pernah aneh-aneh. Paling-paling Mas Adi masuk lewat belakang dengan berbaring miring atau aku menungging. Aku juga tidak senang berada di atas, karena aku malah capai dan masuknya terlalu dalam. Aku lebih senang di bawah saja. Aku paling senang kalau kakiku kubuka lebar-lebar, dan Mas Adi mencoblos vaginaku (vulva, red) dengan diputar-putar disenggolkan klitorisku dan dinding kemaluanku. Tetapi kalau sudah mau keluar Mas Adi minta kakiku dirapatkan. Aku kadang-kadang juga capai mengangkangkan kakiku karena Mas Adi tidak keluar-keluar spermanya. Biasanya kakiku kurapatkan dan Mas Adi pasti langsung tambah semangat. Katanya kalau kakiku dirapatkan vaginaku akan menonjol ke atas dan rasanya pelir (penis, red) Mas Adi masuk dalam banget, dan buah zakarnya menempel di pangkal pahaku. Katanya kalau sudah nikmat sekali rasanya yang masuk tidak hanya penis Mas Adi saja, tetapi seluruh badan dan jiwanya masuk ke vaginaku. Luar biasa. Tidak berapa lama kalau sudah begitu Mas Adi tidak tahan lagi dan langsung menyemprotkan spermanya dan langsung lemas.

Kami juga punya banyak koleksi film-film biru. Tetapi lama-kelamaan aku jadi biasa dan tidak begitu bersemangat untuk nonton. Biasanya Mas Adi menonton di kamar tidur kami, sambil tiduran di sampingku. Kalau ada pemain yang penisnya besar dan panjang, biasanya Mas Adi memberi tahuku. Dan memang kulihat ada yang besar sekali dan panjang sampai tidak kuat berdiri tegak, tetapi menggelantung di antara pahanya. "Tut kalau lihat penis segede itu kamu pengin ngrasain nggak Tut. Aku jadi minder lho kalau lihat yag segede itu", kata Mas Adi. "Nggak, aku nggak pengin. Aku sudah puas dan cape melayanimu, Mas. Jangan kawatir deh. Aku sudah puas sama yang ini", kataku sambil meremas penis Mas Adi. Sungguh aku tidak kepingin dimasuki penis yang segede itu. Paling-paling malah sakit kegedean. Menurutku punya Mas Adi sudah cukup besar dan panjang. Kami pernah mengukur, panjangnya 15 cm. Kalau diameternya aku belum pernah mengukur. Tetapi jelas bagiku penis Mas Adi memuaskan vaginaku. Kepalanya licin, mengkilat dan agak lancip. Kepalanya dulu agak kemerahan, tetapi makin lama kok makin gelap warnanya, agak kehitam-hitaman. Aku senang sekali mengelus-elus kepala penis itu dan biasanya Mas Adi mendesis-desis kegelian. Kalau sudah kepingin sekali dari lubangnya keluar sedikit cairan yang bening dan agak lengket. Menurut pengalamanku selama ini aku tidak mempedulikan besar kecilnya penis Mas Adi. Yang penting kami bersetubuh dengan penuh nafsu. Sehingga apapun gerakan penisnya Mas Adi akan terasa nikmat sekali di vaginaku. Yang penting penis harus tegang dan masuk sampai habis mepet ke vaginaku. Aduh kalau sudah begitu aku marem banget deh. Kalau sudah mau keluar Mas Adi akan mengocok semakin cepat dan kasar. Aku mengimbanginya dengan merangkul dan mengantolkan kakiku di pantatnya Mas Adi.

Bersambung. . . . .

0 comments:

Post a Comment

Labels

Seks Umum (1606) pesta seks (888) Sesama Pria (564) Setengah Baya (497) Negeri jiran (462) Cerita Sex (455) Lain-lain (422) Umum (392) Cerita Dewasa (379) Sedarah (353) Daun Muda (277) pemerkosaan (272) Cerita Panas (247) Seks (239) cerita seks (234) Artikel Seks (200) Tante (192) Kisah Seks (187) Adult Story (184) Hot (164) abg (164) Bondage (143) tukar pasangan (138) Cerita Binal (133) Sesama Wanita (120) Cerita sex hot (117) Cerita Sex Pemerkosaan (88) Foto Hot (72) Cerita Sex ABG (68) Cerita sex keren (68) Cerita Sex Umum (66) Cerita sex panas (66) Daftar Isi (62) Artikel (60) Bacajuga (57) Cerita Mesum (54) Cerita Sex Sedarah (50) Cerita Pesta Sex (47) cerita sex selingkuh (45) Cerita Sex Perselingkuhan (43) Cerita Sex Setengah Baya (42) Tips dan Trik (42) Cerita Perselingkuhan (41) Pesta Sex (39) Cerita Hot Dewasa (38) Kesehatan (36) Cerita Fiksi (35) Masturbasi (35) Galeri Foto (33) selingkuh (33) Cerita Panas Daun Muda (32) Cerita Pasutri (32) Cerita Sex Daun Muda (32) Unik (29) Berita (28) Dr Boyke (28) Konsultasi (28) Cerita Sex Dewasa (27) Kisah 1001 Malam Abunawas (27) Prediksi Togel Terbaru (27) Cerita Sex Sekolah (26) 18+ (24) Cerita Sex Tukar Pasangan (23) cerita hot (23) Karya Pengarang Lain (22) Gadis (20) Download Cerita sex (19) A +++ (17) Mahasiswa (17) Bestiality (16) Cerita 18+ (16) Cerita Pemerkosaan (16) arthur (16) bahasa indonesia (16) original (16) Artikel Dewasa (15) Cerita Sex Berseri (15) Cerita Sex Sesama Wanita (15) Kerabat dekat (14) Pengalaman Seks (14) Penyiksaan (14) cerita porno (14) english (14) fanfiction (14) Anime / Manga (13) Cerita Misteri (13) Jilbab Lovers (12) cerita tante (12) Beastiality (11) Cerita Dewasa 17 tahun (11) Cerita Ringan (11) DI bawah umur (11) Movies (11) Cerita Bokep (10) Cerita Sex Dengan Hewan (10) Om om (10) kumpulan cerita dewasa (10) Cerita Hot Perawan (9) Cerita Nafsu Bejat (9) Mahasiswi (9) Sex Umum (9) Tia (9) perawan (9) 17 tahun (8) Cerita (8) Cerita Sex Artis (8) Cerita Terbaru (8) Cerita Three Some (8) Pembantu (8) Cerita SMA (7) Cerita Tante Girang (7) Cheat Lost Saga (7) Doujin (7) Ruang Hati (7) Tips Trick (7) cerita perkosaan (7) cerita seks tante girang (7) cerpen (7) memek tante (7) tante girang (7) Artis (6) Cerita Gay dan Lesbi (6) Cerita Sex Onani dan Masturbasi (6) Kondom (6) Wayang Kulit (6) aids (6) cerita abg bugil (6) cerita jorok (6) cerita ngentot (6) Andani Citra (5) Cerita Sex Lesbian (5) Dongeng (5) Kata Kata (5) Koleksi Langka (5) MISS V (5) Pemaksaan (5) PrediksI Pertandingan Bola (5) Selebriti (5) Togel (5) Trik Sex (5) Zodiak (5) cerita istri selingkuh (5) istri selingkuh (5) ngentot tante (5) Bola (4) Bule (4) Cerita Masturbasi (4) Cheat Point Blank (4) Cinta (4) Eropa (4) Fan Fiction (4) Gadis Kampus (4) Guru (4) Inggris (4) Isteri (4) Italia (4) Prancis (4) Pria Jantan (4) Program kejantanan (4) Waria (4) cerita daun muda (4) cerita dewasa janda (4) cerita memek (4) cerita panas abg17 tahun (4) cerita penis (4) cerita perek (4) cerita seru (4) cerita sex guru (4) cerita tentang janda (4) gadis bandung (4) kisah dewasa (4) memek (4) ngentot pembantu (4) sma (4) soul calibur (4) suikoden 2 (4) Adik Kakak (3) Cerita Artis (3) Cerita Gigolo (3) Cerita Remaja (3) Cerita Sedarah (3) Eksibisi (3) Fantasi Seks (3) Hasil Pertandingan (3) Humor (3) Karya Dr. H (3) Porno (3) abg bandung (3) abg bugil (3) bandar bola (3) bandar casino sbobet (3) bandar judi (3) bandar sbobet (3) bandar situs bola (3) cerita bogel (3) cerita dewasa abg (3) cerita gadis (3) cerita kekasih (3) cerita kontol (3) cerita lonte (3) cerita lucah (3) cerita ml (3) cerita nikah (3) cerita pacaran (3) cerita porn (3) cerita romantis (3) cerita sahabat (3) cerita saru (3) cerita saru 17 tahun (3) cerita seks daun muda (3) cerita seks pembantu (3) cerita seksi (3) cerita seru 17 tahun (3) certa memek (3) cewek abg (3) cewek bugil (3) cewek cantik (3) cewek hot (3) cewek seksi (3) dynasty warriors (3) foto memek (3) gadis bandung bugil (3) kisah daun muda (3) meki tembem (3) memek tante cantik (3) ngentot mama (3) ngentot tante girang (3) polis (3) Antivirus (2) Artis Film Porno (2) Buah Buahan (2) Bugil (2) Cerita Lesbian (2) Cerita Sejenis (2) Cerita Silat (2) Dewasa (2) Horor (2) Karya Diny Yusvita (2) Kisah Kejam (2) ML (2) Majalah Dewasa (2) Makcik (2) Pelacur (2) Penyakit Kelamin (2) Penyanggak (2) Prediksi Euro 2012 (2) Resep Masakan (2) Resep Ramadhan (2) Sesama Jenis (2) Story (2) Travic Sex (2) bercinta dengan pembantu (2) brondong (2) cerita istri (2) cerita janda (2) cerita nikmat (2) cerita pelacur (2) cerita pembantu (2) cerita psk (2) cerita seks ibu (2) cerita seksual (2) cerita sensual (2) cerita sex anak imut (2) cerita sex igo (2) cerita sex suter (2) cerita wts (2) cewek chinese (2) cewek nakal (2) cewek salon bugil (2) code geass (2) enaknya memek tmaam tiri (2) foto istri bugil (2) foto janda (2) foto pelacur (2) istri (2) istri nakal (2) janda (2) kontol (2) montok (2) ngentot (2) ngentot abg (2) ngentot cewek abg (2) ngentot cewek salon (2) ngentot mbak-mbak (2) ngentot tante muda (2) orang (2) pelacur abg (2) pelacur jalang (2) pelacur tante (2) perselingkuhan (2) psk bugil (2) psk telanjang (2) seks dengan tetangga (2) singapore (2) tante binal (2) tante gatel (2) tante girang cari brondong (2) tante jalang (2) tante pelacur (2) tante-tante (2) tempek tante (2) toket tante (2) vagina (2) video sex (2) wanita (2) Alat Kelamin (1) Aminah (1) Ampun Tante.... ampun.... (1) Bali (1) Berawal Dari Langganan (1) Biodata (1) Biografi (1) Bisnis Online (1) Cerita Sadis (1) Cerita Sex Berjilbab (1) Cerita Sex Maria (1) Cerita Tentang Sex (1) Cerita Tukar Pasangan (1) Cerita lepas (1) CeritaDewasa (1) Cie Yeni yang Hot (1) Contoh Surat (1) Datin (1) Dewi dan Tante Anis (1) Difuck (1) Digerudi (1) Ditinggalkan (1) Download (1) Fantasy : Kisah Prita Laura dan Frida Lidwina (1) Foto (1) Foto Hot Dewasa (1) Foto Seks (1) Gadget (1) Gambar Hot (1) Gambar Hot Dewasa (1) Gambar Pasutri (1) Gaya Posisi Seks (1) Gelek (1) Gerimis (1) Gue istri yang bener bener nakal... (1) Guru Murid (1) Hanis (1) Harga Handphone Mito (1) Harga Handphone Nokia (1) Harga Handphone Sony (1) Harnani (1) Hilangnya perjaka ku dengan tante indra (1) Hot News (1) Ibu Muda (1) India (1) Jepang (1) Jika waktu bisa kuulang kembali (1) Kakak (1) Karya Ninja Gaijin (1) Karya Yohana (1) Kenangan di bekas tempat kosku (1) Kenikmatan (1) Khasiat Ramuan Sehat Lelaki (1) Ki Anom Suroto (1) Ki Hadi Sugito (1) Ki Manteb Sudarsono (1) Ki Narto Sabdho (1) Ki Sugino Siswocarito (1) Ki Timbul Hadiprayitno (1) Kisah vania (1) Korea (1) Kost pacarku Nina (1) Lainnya (1) Liani 5: Sex in the Mall (1) Lirik Lagu (1) Lucu (1) Lusi Aku Mencintaimu (1) ML dengan Bu Vivin (1) Malam Pertama (1) Mbak Dina kakak iparku (1) Melissa Anak tiriku (1) Menghangatkan Hujan (1) Menyetubui (1) Mertua (1) Minuman Obat (1) Multi Orgasme (1) Musik (1) Nikmat (1) Nikmatnya (1) Pakcu (1) Pasang Iklan (1) Pegawai Toko Sepatu (1) Pejantan Lugu Tuk Istriku (1) Pendidikan (1) Pengalaman (1) Pengalaman Ngentot Dengan cia (1) Pengetahuan (1) Piala AFC (1) Puisi (1) RENDEVOUS WITH GIRL WHO EVER REFUSE ME…. (1) Ruzita (1) Safura (1) Sakinah (1) Sawiyah (1) Seks Dengan Binatang (1) Selabintana nikmat. (1) Seminar nikmat (1) Shida (1) Shinta (1) Sinopsis Film (1) Softcore (1) Sri Maya [i]Nestina .. what a amazing .. (1) Tablet (1) Take And Give (1) Tante mau tukar pasangan (1) Teman therapisku tersayang (1) Temen kost (1) Tips Suami Istri (1) Tips dan Triks (1) Video Porno (1) Vidio (1) abang (1) abg bugil nakal (1) abg di perkosa (1) abg smu (1) abg smu jakarta (1) abg toge (1) adegan sex (1) anak kuliah yang beruntung (1) anakku (1) angkatku (1) bawah umur (1) benyamin sueb (1) bercinta dengan mbak (1) birahi pembantu (1) biseks (1) calon mertua binal (1) cara ngajak pembantu ML (1) cerita abg smu (1) cerita adegan sex (1) cerita babu (1) cerita birahi (1) cerita bugil abg (1) cerita indonesia sex (1) cerita janda kembang (1) cerita jorok pembantu (1) cerita keperawananku (1) cerita memek X (1) cerita pacar (1) cerita panas indonesia (1) cerita permerkosaan (1) cerita porno X (1) cerita saru X (1) cerita seks dewasa (1) cerita seks janda (1) cerita seks janda kembang (1) cerita seks setengah baya (1) cerita seksual X (1) cerita selangkangan (1) cerita sensual X (1) cerita setengah baya (1) cerita sex bugil (1) cerita sex gadis 18 tahun (1) cerita sex gadis perawan (1) cerita sex indonesia (1) cerita suami istri (1) cerita tante binal (1) cerita tante girang dengan brondong (1) cewek (1) cewek amoy (1) cewek bandung (1) cewek hamil bugil (1) cewek jakarta (1) cewek sma (1) chatter (1) chatting (1) dalam (1) dengan (1) di villa tante (1) ditebuk (1) dosen (1) dosen genit (1) dosen tante girang (1) dukun (1) dvd benyamin (1) dvd kadir doyok (1) dvd warkop (1) enaknya tante girang (1) foto bispak (1) foto istri bugil X (1) foto janda muda (1) foto pembantu bugil (1) foto pembantu diperkosa (1) foto pembantu telanjang (1) foto perek jakarta (1) foto tante girang (1) gadis salon (1) gangbang (1) gersang (1) gohead (1) hatiku (1) hilang keperawanan (1) hypersex (1) ibu berjilbab nakal (1) ibu dosen teman seks (1) ibu hamil (1) ibu tetty (1) ipar ku (1) istri genit (1) istri muda bugil (1) istri muda bugil X (1) istri orang (1) istri pak guru (1) istri selingkuh X (1) istri telanjang (1) istri telanjang X (1) istri teman (1) istri teman genit (1) istri teman menggoda (1) jablay (1) janda binal (1) janda bispak (1) janda bugil (1) janda cantik (1) janda desa (1) janda hot (1) janda muda (1) janda seksi (1) janda stw (1) janda telanjang (1) kandung (1) kegadisan hilang (1) kekasih (1) kekasihku Vie diperdaya mantannya (1) kelentit (1) keperawananku (1) kesalahan yg indah (1) ketemu di jalan (1) kisah tante girang (1) kolaborasi (1) maam tiriku tante girang (1) mahasiswi bugil (1) majikan nakal (1) makan (1) malam (1) malu-malu mau (1) mama temanku binal (1) mama tiriku binal (1) mbak arti (1) mbak cantik (1) mbak tukang lulur (1) memek abg (1) memek gadis (1) memek ibu (1) memek ibu kos (1) memek janda (1) memek merah (1) memek tante girang (1) mengapa harus gangbang ? mengapa ? (1) mengundang (1) mertua genit (1) ml adik ipar (1) ml ama ibu mertua (1) ml di hotel (1) mp3 basiyo (1) mp3 kartolo cs (1) nafsu (1) nge-seks dengan Para Peronda Malam (1) ngentot abg smu (1) ngentot cewek hamil (1) ngentot cewek smu (1) ngentot ibu menyusui (1) ngentot ibu mertua (1) ngentot janda tua (1) ngentot kakak ipar (1) ngentot mama tiri (1) ngentot mertua (1) ngentot saudara (1) ngentot sma (1) ngentot smu (1) ngentot sopir (1) ngentot suster (1) ngentot suster cantik (1) ngentot tante girang kaya (1) ngeseks dengan mama tiri (1) ngetot adik (1) ngetot kakak (1) oral seks (1) pandai (1) pasangan mesum (1) pemaksaan seks (1) pembantu bahenol (1) pembantu bugil (1) pembantu telanjang (1) penis (1) perbesar penis (1) perempuan (1) perkosa (1) pertama (1) pertamaku (1) posisi sex mantap (1) prediksi spanyol vs italia (1) pujaan (1) rakan (1) resep kue (1) riang (1) salon mesum (1) salon plus plus (1) script bisnis (1) sehari (1) sekretaris (1) seks degan mama (1) seks jilbab (1) selangkangan (1) selangkangan gadis (1) seling (1) selingkuh X (1) selingkuh dengan istri teman (1) selingkuh dengan karyawan (1) simpan (1) situs sex perkosa (1) skandal tante (1) sodomi (1) spanyol vs italia (1) street fighter (1) stw (1) suami lugu (1) suami sayang (1) suami selingkuh (1) suster (1) suster cantik (1) tante asih (1) tante baik nafsu (1) tante cari brondong (1) tante dosen (1) tante gaya doggy (1) tante genit (1) tante girang baik (1) tante girang bugil (1) tante girang cantik (1) tante girang cari abg (1) tante girang hot (1) tante girang kaya (1) tante girang merangsang (1) tante girang nafsu (1) tante girang puas (1) tante jilbab genit (1) tante ku aku entot (1) tante ku buas (1) tante manja (1) tante mia (1) tante nakal (1) tante ndut (1) tante ngentot (1) tante sari (1) tante seks (1) tante tetty (1) tantenal (1) template website (1) tetangga tante girang (1) tetanggaku binal (1) threesome (1) tips bola online (1) toge (1) toket (1) toket cewek salon (1) trik mendapatkan tante girang (1) tukang lulur (1) vagina tante (1) wanita beristri (1) wanita diatas (1) wanita setengah baya (1) wanita sex puas (1) warkop dki (1)
 

Kisah Kisah Napsu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates