13 April 2013

0 Fantasi dalam telepon - 3

Kemudian aku beringsut menuju kamar mandi. Ketika aku masuk ke dalamnya, Eksanti terkejut sejenak sambil tersenyum melihat kejantananku yang sedari tadi sudah mulai mengeras lagi. Aku menggosok gigi, sementara Eksanti mulai merendamkan tubuhnya di dalam bathtub. Nyaman sekali rasanya berendam di air hangat. Eksanti mengusapkan busa wangi ke seluruh tubuhnya. Ke dadanya yang terbuai-buai di dalam air. Ke ketiaknya yang mulus tak berambut. Ke sela-sela pahanya yang tampak samar-samar di bawah permukaan air. Ke bagian-bagian yang tersembunyi, yang terjepit, yang berlekuk-berliku. Hmm. Biar semuanya harum.

Sejenak aku melirik ke kaca, dan darahkupun berdesir lagi ketika aku melihat Eksanti sedang membasuh payudaranya dengan air sabun. Putingnya yang merah kecoklatan terlihat mencuat keatas, sangat kontras dengan warna putih buih-buih sabun yang menempel di sekelilingnya. Tangannya membasuh dada dengan air sabun itu dan sesekali memilin-milin putingnya dengan lembut. Aku semakin tidak tahan menyaksikan pemandangan yang sangat sensual itu. Segera aku berbalik badan untuk memandangnya lebih jelas lagi adegan itu.

Eksanti berkata manja, "Ayo Mas.., tolong gosokin punggung Santi dong..". Tanpa berpikir panjang aku segera menghampirinya dan aku masuk ke dalam bathtub. Sementara Eksanti mengangkat punggungnya sejenak dan mengatur posisi duduknya di dalam bathtub untuk memberikan tempat duduk kepadaku di belakang punggungnya. Kini aku telah duduk tepat di belakangnya, dan dengan jelas aku bisa menyaksikan kulitnya yang putih bersih dengan tonjolan ruas-ruas tulang belakang di bagian tengahnya. Air hangat terasa membasahi kaki dan pinggangku, lalu aku mulai menyiramkan air hangat itu di sekujur punggungnya. Karena sempitnya bathtub itu untuk tubuh kami berdua, maka kejantananku yang kian mengeras terasa menyentuh-nyentuh tulang belakang punggungnya. Eksanti kelihatan gemas sekali merasakannya.

Lalu tangannya beringsut kearah belakang pungungnya, mencoba meraup kejantananku itu. "Hmm.. Santi gemes sama yang ini..", begitu Eksanti berkata sambil meremasi kejantananku. Tanganku yang tadi membasuhi punggungnya sekarang telah merangkul tubuhnya dari belakang, mecoba untuk membasuh dadanya. Sengaja aku mempermainkan puting dan payudaranya sehingga Eksanti menggeliat kegelian. Lalu Eksanti mendesah nikmat, "Ahh.. ". Dan akupun secara refleks langsung melayangkan ciumanku ke arah rambut lembut di sekitar leher belakangnya. Aku mencium dan menggigit lehernya dengan lembut dan Eksanti makin mengelinjang-gelinjang.. geli dan nikmat sekali rasanya.

Aku tidak sabar lagi, lau aku memintanya untuk berbalik badan. Kini kami duduk berhadapan dengan kaki saling menyilang. Kejantananku berada tepat di depan lubang kewanitaannya, siap untuk menusuknya dengan nikmat. Sekali lagi aku membasuh dadanya, aku meremas-remas payudaranya yang lembut dengan puting yang telah mengeras itu. Eksanti memejamkan mata menikmatinya.

Sebenarnya Eksanti sudah tidak tahan lagi, tetapi aku masih mau bermain-main dengan dua bukit indah di dadanya. Maka Eksanti menyerah, membiarkan diriku menjilat, menghisap, dan menggigit mesra puting-puting susunya. Eksanti hanya bisa mengerang, mendesis, dan berdecap setiap kali sensasi-sensasi nikmat datang dari kehangatan mulutku. Puncak-puncak payudaranya, bagian tengahnya, pangkalnya --seluruh payudaranya-- terasa geli bercampur gatal bercampur hangat bercampur nikmat. Teruskan, teruskan, teruskan.. jeritnya dalam hati. Tapi itu tak perlu, karena aku tak akan segera berhenti.

Air bak mandi bergejolak hebat, sebagian tumpah ke lantai, menimbulkan suara kecipak yang ramai. Tapi kita tak memperdulikannya. Sambil terus mengulum putingnya, tanganku menjelajahi bibir halus di bawah sana. Mengelus lepitannya, menekan-nekan bagian atasnya yang sensitif, menelesuri celah-celahnya yang licin, berputar-putar di liang hangat yang pastilah telah berubah warna menjadi merah muda. Eksanti semakin banyak bergerak, menggeletar, menambah besar gelombang air di bak mandi.

Lalu aku mulai mencium bibir lembutnya, aku beringsut ke depan dan kejantananku perlahan-lahan menembus lubang surgawi kewanitaannya. Eksanti sigap mengambil inisiatif, sedikit mengangkat tubuhnya dengan posisi yang tepat, mengarahkan pusat kenikmatan kewanitaannya pada kejantananku. Lalu, perlahan-lahan Eksanti duduk kembali, dan dengan nikmatnya merasakan senti-demi-senti penyatuan cinta birahi dirinya dan diriku. Nikmat sekali rasanya. Perlahan sekali rasanya. Penuh sekali rasanya.
"Ah..," cuma itu yang bisa Eksanti desahkan ketika akhirnya Eksanti terduduk total dipangkuan kedua pahaku, pada posisi yang masih saling berhadapan.
"Oucchh.. Mas", Eksanti mengerang penuh nikmat ketika aku membenamkan seluruh kejantananku lembut sekali.

Sambil memegang wajahku dengan kedua tangan, dan sambil meneruskan ciuman kami yang menggelora, Eksanti memulai pendakiannya ke puncak kenikmatan. Tubuhmu bergerak naik-turun. Mula-mula perlahan dan beraturan. Tetapi tidak lama kemudian berubah liar, diselingi teriakan-teriakan tertahan, dan suara-suara basah yang berdecap-decup dari bawah sana.

Tangan Eksanti dialihkan dengan memeluk erat punggungku, seolah Eksanti menginginkan tusukanku lebih dalam lagi. Eksanti menggelinjang-gelinjang dengan nikmat, sehingga air dalam bathtub kami bergolak-golak seirama dengan gejolak nafsu kami di pagi buta itu. Dengan kasar Eksanti meremas-remas rambut kepalaku, Eksanti mencakari punggungku sambil menaik-turunkan tubuhnya. Terasa dinding kewanitaannya memijat-mijat kejantananku dengan lembut.

Kedua tanganku yang kokoh ikut membantu. Aku mencekal pinggangnya dengan sigap, membantunya bergerak naik-turun, karena tampaknya Eksanti telah kehilangan kendali. Ciuman kami terputus, karena Eksanti meregang dengan kepala terdongak ke belakang. Dadanya membusung, payudaranya berayun keras, memberikan pemandangan indah kepadaku. Segera aku meraih salah satu bukit sintal itu dengan mulutku, menyedot puting susunya, dan membuatnya menjerit nikmat, dan mengirim sinyal terakhir yang memicu orgasme pertama di pagi buta itu.., orgasme ke limanya bersamaku.

Eksanti meregang dan mengejang. Gerakannya terhenti di tengah-tengah, lalu Eksanti terhenyak terduduk, dan menggelinjang bergeletar. Aku merasakan denyutan-denyutan kuat di bawah sana. Aku meneruskan hisapan mulutku, meningkahinya dengan gigitan-gigitan lembut.
Eksanti pun mengerang, "..Aaah..", Eksanti pun mendesis, "..Sssh..", Eksanti pun akhirnya berteriak panjang, "..Oooh.. mass enakk..", sebelum akhirnya terkulai dan memeluk erat diriku.

Kami berciuman kembali, kali ini dengan penuh kelembutan. Eksanti bergumam, "Mmm.. enak sekali, Mas luar biasaa.. enak sekali..". Tiga menit berselang, lalu ritual itu pun berlanjut, kali ini dengan aku sebagai pelaksana utamanya. Tubuhku yang kokoh bergerak maju-mundur sebatas pinggang, menciptakan tikaman-tikaman nikmat. Setiap hujaman mengirimkan sejuta getar ke seluruh penjuru tubuhnya.

Eksanti mengerang lagi, mendesis lagi. Aku semakin cepat bergerak, dengan nafas yang tak kalah menggebunya. Keringat dan air bercampur di tubuh kami berdua, sementara di bagian bawah, tempat penyatuan wanita-pria itu, kebasahan telah mengental, menimbulkan suara berdecap berkecipak setiap kali aku menghujam dan menghela. Suara-suara gairah memenuhi kamar mandi. Eksanti sangat bergairah. Aku sangat bergelora. Kami berdua, bersama-sama, berkejaran menuju puncak kenikmatan.

"Mmm.. Santi.. ngga tahan, Mas.. ngga tahan.. ," Eksanti mengerang, aku hanya bisa menggeram.
"Ogghh.. Mas, Santi nikmatt.. sekalii..", Eksanti mengerang-ngerang nikmat bercampur bunyi dengan kecipak air di dalam bathtub.
"Ogghh.., Santi,.. Mas juga enakk..", aku membalas rintihannya dengan menggigit mesra leher jenjangnya itu hingga memerah. Tanganku tetap memilin-milin puting kecoklatannya, sambil sesekali aku basahkan air sabun ke atasnya.

Eksanti makin mengelinjang-gelinjang sambil terus mendesah-desah nikmat, "Terus Mas, terus Mas..". "Aaah..," Eksanti menjerit tertahan ketika orgasme kedua (ke enam bersamaku) tiba-tiba datang menyerbu. Eksanti menggelinjang hebat, tetapi kedua tanganku erat memeluk, sehingga Eksanti tidak bisa melepaskan diri. Aku masih terus menghujamkan sejuta kenikmatan. Eksanti menggeletar hebat. Eksanti ingin diriku berhenti dulu. Tapi tidak, tidak. Eksanti ingin diriku terus bergerak. Berhenti dulu. Bergerak. Berhenti dulu. Bergerak. Eksanti tidak tahu harus bagaimana, kenikmatan sudah memenuhi seluruh tubuhmu. Berdenyut, berdetak, bergelora, meletup-letup. Eksanti menyerah. Eksanti menjerit lebih keras.

Dan Aku merasakan jepitan menguat di bawah sana, seakan mereMas, dicampur denyut-denyut keras. Aku pun tak tahan lagi. Seakan ada air bah bergemuruh di dalam diriku, membawa jutaan partikel-partikel nikmat yang membuat mataku terpejam. Tak lama kemudian ototku terasa menegang, setengah berteriak aku berkata, "Ayo Santi.., Mas mau keluar, Mas nggak kuatt.. ayo kita bersama-sama mencapai nikmatt.. Santi..".
"Ayo Mas.. terus Mas..", Eksanti pun mendesah-desah sambil dengan semakin cepat ia menggoyang-goyangkan pinggul dan badannya.

Dengan sekuat tenaga aku menghujam. Satu kali. Dua kali. Tiga kali. Empat kali. Akhirnya aku menggeram, menggerendeng bagai banteng menahan amarah, "Sann.., auucchh.. Mas keluarr.. sayangg..", dan sedetik kemudian "Mas, Santi juga enakk..". Lava panasku meledak-ledak di dalam lubang kewanitaannya, sementara Eksanti tetap menggoyang-ngoyangkan pinggulnya. Cairan hangat menyerbu keluar dari tubuhku, menyemprot kuat ke dalam tubuh Eksanti yang telah terbuka menerima, memfinalkan kenikmatan yang terasa sampai keujung jempol kakinya.
"Auucchh.. geli sekalii.. tapi enakk.." aku menggigit bibirku menahan rasa nikmat itu. Lava panas itu menghangati dinding kewanitaannya dan Eksantipun terlihat menikmati saat-saat orgasmenya yang kesekian kali bersamaku..

Kami berdua terkulai dengan nafas memburu. Ia bahkan masih terus mengerang dengan suara pelan. Setengah menit kemudian kami masih terkulai berpelukan dalam bathtub. Air hangat masih mengalir ke dalam bathtub, yang segera aku matikan. Suara air tak ada lagi. Kamar mandi kembali sepi, setelah saat-saat indah itu. Lalu aku berucap pelan, "Kita harus segera mandi lagi, nih, 'yang.. "
Eksanti tersenyum, "Santi yang memandikan, yaa.. Mas. Ini tanggung jawab Santi, lho!". Akupun tertawa sambil berujar, "Kalau kamu yang memandikan aku, kita akan terlambat ke airport. Sekarang sudah pukul 6 pagi".
"Kan cuma mandi?" ia menggodaku lagi.
"Cuma mandi. Titik. Dan mandinya juga pakai shower saja.. " sahutku. Iapun menggangguk setuju.

Kemudian kami bergegas untuk membasuh diri kami masing-masing dan Eksanti menyabuni seluruh tubuhku. Tangannya dengan lembut menyabuni kejantananku yang telah terkulai, dan sesaat Eksantipun masih sempat untuk menguluminya. "Occhh.. Santi, kamu juga hebat sekali.., belum pernah aku merasakan yang seperti ini dengan orang lain..", begitu bisikku jujur sambil menyabuni tubuhnya. Eksanti tersenyum manja mendengar bisikan itu, sambil menjawab, "Ntar deh di Jakarta.., Santi kasih yang lebih hebat lagi yaa..". Aku tertawa keras, mencubit pipinya dengan gemas. Sungguh sebuah pagi yang indah sekali!!

******

Setelah kami selesai mandi lalu kami bersiap untuk check out dan berangkat menuju ke airport. Pukul 8.00 pagi, aku dan Eksanti sudah berada di pesawat Garuda duduk bersebelahan. Tangannya menggenggam erat tanganku seolah Eksanti tidak ingin melepaskanku. Ketika pesawat dengan lancar melakukan take-off, sejenak kemudian ia merebahkan kepalanya di dadaku.
"Santi tidur yaa.. Mas, ngantuk dan capek nih", begitu katanya.
"Hmm.., saya juga mau bobok, sayangg..", aku menjawab seiring dengan datangnya rasa kantukku. Sambil tersenyum aku berkata dalam hati, "Pantas saja kamu kecapekan, habis lebih dari 6 kali sih..".

*******

Kami sejenak terdiam ketika si manajer itu mengakhiri ceritanya. Ia sungguh nampak jujur di mataku, tanpa sedikitpun usaha untuk melebih-lebihkan ceritanya. So, apakah aku harus tidak percaya..?

"Sejak saat itulah aku jadi sering malakukan 'affair' dengan dia. Kalau hal itu elu sebut 'affair', tapi elu janji yaa.. jangan tanya-tanya lagi mengenai hal ini", si manajer itu mengakhiri ceritanya kepadaku.
"Oke.. man has to know his limit..", jawabku meyakinkannya.
Tiba-tiba HP si manajer itu berdering, dan ia menjawabnya dengan nada bicara yang pendek-pendek tanpa semangat. Aku tahu, pasti itu adalah telephone dari rumahnya. Semua orang di kantor ini bisa membedakan bagaimana gayanya kalau menerima telephone dari rumahnya.
"Gua, cabut dulu yaa..", katanya lagi ketika ia selesai bicara di HP-nya.
"OK, see you next morning, take care..", jawabku singkat.

Ketika si manajer itu keluar dan menutup pintu kamar kerjaku, aku kembali tercenung mengingat semua ceritanya. Perasaanku bercampur aduk antara cemburu, sebel, ingin marah, tetapi aku tidak tahu harus aku tujukan kepada siapa. Aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa.. Sejenak aku ingin menghubungi Eksanti melalui paging telephone, siapa tahu ia belum pulang saat ini, tetapi niatku itu aku urungkan. Aku masih belum bisa menata kembali perasaanku.

Aku segera mematikan layar komputer, arlojiku telah menunjukkan pukul 19.30 malam. Lorong kantorku telah sepi senyap saat aku keluar dari pintu kamar kerjaku. Kursi Eksanti juga sudah lama kosong. Rupanya ia bergegas pulang sore ini karena ada janji dengan seseorang, begitu kata office boy yang dengan setia masih menungguku.
"Acchh.., Eksanti, dengan siapa lagi kamu malam ini..?", aku bertanya dalam hati sambil bergegas meninggalkan pintu ruang kantorku.

*****

It reminds me with something I hate, which had been happened in my life story..
Should I believe it..?

Tamat

0 comments:

Post a Comment

Labels

Seks Umum (1606) pesta seks (888) Sesama Pria (564) Setengah Baya (497) Negeri jiran (462) Cerita Sex (455) Lain-lain (422) Umum (392) Cerita Dewasa (379) Sedarah (353) Daun Muda (277) pemerkosaan (272) Cerita Panas (247) Seks (239) cerita seks (234) Artikel Seks (200) Tante (192) Kisah Seks (187) Adult Story (184) Hot (164) abg (164) Bondage (143) tukar pasangan (138) Cerita Binal (133) Sesama Wanita (120) Cerita sex hot (117) Cerita Sex Pemerkosaan (88) Foto Hot (72) Cerita Sex ABG (68) Cerita sex keren (68) Cerita Sex Umum (66) Cerita sex panas (66) Daftar Isi (62) Artikel (60) Bacajuga (57) Cerita Mesum (54) Cerita Sex Sedarah (50) Cerita Pesta Sex (47) cerita sex selingkuh (45) Cerita Sex Perselingkuhan (43) Cerita Sex Setengah Baya (42) Tips dan Trik (42) Cerita Perselingkuhan (41) Pesta Sex (39) Cerita Hot Dewasa (38) Kesehatan (36) Cerita Fiksi (35) Masturbasi (35) Galeri Foto (33) selingkuh (33) Cerita Panas Daun Muda (32) Cerita Pasutri (32) Cerita Sex Daun Muda (32) Unik (29) Berita (28) Dr Boyke (28) Konsultasi (28) Cerita Sex Dewasa (27) Kisah 1001 Malam Abunawas (27) Prediksi Togel Terbaru (27) Cerita Sex Sekolah (26) 18+ (24) Cerita Sex Tukar Pasangan (23) cerita hot (23) Karya Pengarang Lain (22) Gadis (20) Download Cerita sex (19) A +++ (17) Mahasiswa (17) Bestiality (16) Cerita 18+ (16) Cerita Pemerkosaan (16) arthur (16) bahasa indonesia (16) original (16) Artikel Dewasa (15) Cerita Sex Berseri (15) Cerita Sex Sesama Wanita (15) Kerabat dekat (14) Pengalaman Seks (14) Penyiksaan (14) cerita porno (14) english (14) fanfiction (14) Anime / Manga (13) Cerita Misteri (13) Jilbab Lovers (12) cerita tante (12) Beastiality (11) Cerita Dewasa 17 tahun (11) Cerita Ringan (11) DI bawah umur (11) Movies (11) Cerita Bokep (10) Cerita Sex Dengan Hewan (10) Om om (10) kumpulan cerita dewasa (10) Cerita Hot Perawan (9) Cerita Nafsu Bejat (9) Mahasiswi (9) Sex Umum (9) Tia (9) perawan (9) 17 tahun (8) Cerita (8) Cerita Sex Artis (8) Cerita Terbaru (8) Cerita Three Some (8) Pembantu (8) Cerita SMA (7) Cerita Tante Girang (7) Cheat Lost Saga (7) Doujin (7) Ruang Hati (7) Tips Trick (7) cerita perkosaan (7) cerita seks tante girang (7) cerpen (7) memek tante (7) tante girang (7) Artis (6) Cerita Gay dan Lesbi (6) Cerita Sex Onani dan Masturbasi (6) Kondom (6) Wayang Kulit (6) aids (6) cerita abg bugil (6) cerita jorok (6) cerita ngentot (6) Andani Citra (5) Cerita Sex Lesbian (5) Dongeng (5) Kata Kata (5) Koleksi Langka (5) MISS V (5) Pemaksaan (5) PrediksI Pertandingan Bola (5) Selebriti (5) Togel (5) Trik Sex (5) Zodiak (5) cerita istri selingkuh (5) istri selingkuh (5) ngentot tante (5) Bola (4) Bule (4) Cerita Masturbasi (4) Cheat Point Blank (4) Cinta (4) Eropa (4) Fan Fiction (4) Gadis Kampus (4) Guru (4) Inggris (4) Isteri (4) Italia (4) Prancis (4) Pria Jantan (4) Program kejantanan (4) Waria (4) cerita daun muda (4) cerita dewasa janda (4) cerita memek (4) cerita panas abg17 tahun (4) cerita penis (4) cerita perek (4) cerita seru (4) cerita sex guru (4) cerita tentang janda (4) gadis bandung (4) kisah dewasa (4) memek (4) ngentot pembantu (4) sma (4) soul calibur (4) suikoden 2 (4) Adik Kakak (3) Cerita Artis (3) Cerita Gigolo (3) Cerita Remaja (3) Cerita Sedarah (3) Eksibisi (3) Fantasi Seks (3) Hasil Pertandingan (3) Humor (3) Karya Dr. H (3) Porno (3) abg bandung (3) abg bugil (3) bandar bola (3) bandar casino sbobet (3) bandar judi (3) bandar sbobet (3) bandar situs bola (3) cerita bogel (3) cerita dewasa abg (3) cerita gadis (3) cerita kekasih (3) cerita kontol (3) cerita lonte (3) cerita lucah (3) cerita ml (3) cerita nikah (3) cerita pacaran (3) cerita porn (3) cerita romantis (3) cerita sahabat (3) cerita saru (3) cerita saru 17 tahun (3) cerita seks daun muda (3) cerita seks pembantu (3) cerita seksi (3) cerita seru 17 tahun (3) certa memek (3) cewek abg (3) cewek bugil (3) cewek cantik (3) cewek hot (3) cewek seksi (3) dynasty warriors (3) foto memek (3) gadis bandung bugil (3) kisah daun muda (3) meki tembem (3) memek tante cantik (3) ngentot mama (3) ngentot tante girang (3) polis (3) Antivirus (2) Artis Film Porno (2) Buah Buahan (2) Bugil (2) Cerita Lesbian (2) Cerita Sejenis (2) Cerita Silat (2) Dewasa (2) Horor (2) Karya Diny Yusvita (2) Kisah Kejam (2) ML (2) Majalah Dewasa (2) Makcik (2) Pelacur (2) Penyakit Kelamin (2) Penyanggak (2) Prediksi Euro 2012 (2) Resep Masakan (2) Resep Ramadhan (2) Sesama Jenis (2) Story (2) Travic Sex (2) bercinta dengan pembantu (2) brondong (2) cerita istri (2) cerita janda (2) cerita nikmat (2) cerita pelacur (2) cerita pembantu (2) cerita psk (2) cerita seks ibu (2) cerita seksual (2) cerita sensual (2) cerita sex anak imut (2) cerita sex igo (2) cerita sex suter (2) cerita wts (2) cewek chinese (2) cewek nakal (2) cewek salon bugil (2) code geass (2) enaknya memek tmaam tiri (2) foto istri bugil (2) foto janda (2) foto pelacur (2) istri (2) istri nakal (2) janda (2) kontol (2) montok (2) ngentot (2) ngentot abg (2) ngentot cewek abg (2) ngentot cewek salon (2) ngentot mbak-mbak (2) ngentot tante muda (2) orang (2) pelacur abg (2) pelacur jalang (2) pelacur tante (2) perselingkuhan (2) psk bugil (2) psk telanjang (2) seks dengan tetangga (2) singapore (2) tante binal (2) tante gatel (2) tante girang cari brondong (2) tante jalang (2) tante pelacur (2) tante-tante (2) tempek tante (2) toket tante (2) vagina (2) video sex (2) wanita (2) Alat Kelamin (1) Aminah (1) Ampun Tante.... ampun.... (1) Bali (1) Berawal Dari Langganan (1) Biodata (1) Biografi (1) Bisnis Online (1) Cerita Sadis (1) Cerita Sex Berjilbab (1) Cerita Sex Maria (1) Cerita Tentang Sex (1) Cerita Tukar Pasangan (1) Cerita lepas (1) CeritaDewasa (1) Cie Yeni yang Hot (1) Contoh Surat (1) Datin (1) Dewi dan Tante Anis (1) Difuck (1) Digerudi (1) Ditinggalkan (1) Download (1) Fantasy : Kisah Prita Laura dan Frida Lidwina (1) Foto (1) Foto Hot Dewasa (1) Foto Seks (1) Gadget (1) Gambar Hot (1) Gambar Hot Dewasa (1) Gambar Pasutri (1) Gaya Posisi Seks (1) Gelek (1) Gerimis (1) Gue istri yang bener bener nakal... (1) Guru Murid (1) Hanis (1) Harga Handphone Mito (1) Harga Handphone Nokia (1) Harga Handphone Sony (1) Harnani (1) Hilangnya perjaka ku dengan tante indra (1) Hot News (1) Ibu Muda (1) India (1) Jepang (1) Jika waktu bisa kuulang kembali (1) Kakak (1) Karya Ninja Gaijin (1) Karya Yohana (1) Kenangan di bekas tempat kosku (1) Kenikmatan (1) Khasiat Ramuan Sehat Lelaki (1) Ki Anom Suroto (1) Ki Hadi Sugito (1) Ki Manteb Sudarsono (1) Ki Narto Sabdho (1) Ki Sugino Siswocarito (1) Ki Timbul Hadiprayitno (1) Kisah vania (1) Korea (1) Kost pacarku Nina (1) Lainnya (1) Liani 5: Sex in the Mall (1) Lirik Lagu (1) Lucu (1) Lusi Aku Mencintaimu (1) ML dengan Bu Vivin (1) Malam Pertama (1) Mbak Dina kakak iparku (1) Melissa Anak tiriku (1) Menghangatkan Hujan (1) Menyetubui (1) Mertua (1) Minuman Obat (1) Multi Orgasme (1) Musik (1) Nikmat (1) Nikmatnya (1) Pakcu (1) Pasang Iklan (1) Pegawai Toko Sepatu (1) Pejantan Lugu Tuk Istriku (1) Pendidikan (1) Pengalaman (1) Pengalaman Ngentot Dengan cia (1) Pengetahuan (1) Piala AFC (1) Puisi (1) RENDEVOUS WITH GIRL WHO EVER REFUSE ME…. (1) Ruzita (1) Safura (1) Sakinah (1) Sawiyah (1) Seks Dengan Binatang (1) Selabintana nikmat. (1) Seminar nikmat (1) Shida (1) Shinta (1) Sinopsis Film (1) Softcore (1) Sri Maya [i]Nestina .. what a amazing .. (1) Tablet (1) Take And Give (1) Tante mau tukar pasangan (1) Teman therapisku tersayang (1) Temen kost (1) Tips Suami Istri (1) Tips dan Triks (1) Video Porno (1) Vidio (1) abang (1) abg bugil nakal (1) abg di perkosa (1) abg smu (1) abg smu jakarta (1) abg toge (1) adegan sex (1) anak kuliah yang beruntung (1) anakku (1) angkatku (1) bawah umur (1) benyamin sueb (1) bercinta dengan mbak (1) birahi pembantu (1) biseks (1) calon mertua binal (1) cara ngajak pembantu ML (1) cerita abg smu (1) cerita adegan sex (1) cerita babu (1) cerita birahi (1) cerita bugil abg (1) cerita indonesia sex (1) cerita janda kembang (1) cerita jorok pembantu (1) cerita keperawananku (1) cerita memek X (1) cerita pacar (1) cerita panas indonesia (1) cerita permerkosaan (1) cerita porno X (1) cerita saru X (1) cerita seks dewasa (1) cerita seks janda (1) cerita seks janda kembang (1) cerita seks setengah baya (1) cerita seksual X (1) cerita selangkangan (1) cerita sensual X (1) cerita setengah baya (1) cerita sex bugil (1) cerita sex gadis 18 tahun (1) cerita sex gadis perawan (1) cerita sex indonesia (1) cerita suami istri (1) cerita tante binal (1) cerita tante girang dengan brondong (1) cewek (1) cewek amoy (1) cewek bandung (1) cewek hamil bugil (1) cewek jakarta (1) cewek sma (1) chatter (1) chatting (1) dalam (1) dengan (1) di villa tante (1) ditebuk (1) dosen (1) dosen genit (1) dosen tante girang (1) dukun (1) dvd benyamin (1) dvd kadir doyok (1) dvd warkop (1) enaknya tante girang (1) foto bispak (1) foto istri bugil X (1) foto janda muda (1) foto pembantu bugil (1) foto pembantu diperkosa (1) foto pembantu telanjang (1) foto perek jakarta (1) foto tante girang (1) gadis salon (1) gangbang (1) gersang (1) gohead (1) hatiku (1) hilang keperawanan (1) hypersex (1) ibu berjilbab nakal (1) ibu dosen teman seks (1) ibu hamil (1) ibu tetty (1) ipar ku (1) istri genit (1) istri muda bugil (1) istri muda bugil X (1) istri orang (1) istri pak guru (1) istri selingkuh X (1) istri telanjang (1) istri telanjang X (1) istri teman (1) istri teman genit (1) istri teman menggoda (1) jablay (1) janda binal (1) janda bispak (1) janda bugil (1) janda cantik (1) janda desa (1) janda hot (1) janda muda (1) janda seksi (1) janda stw (1) janda telanjang (1) kandung (1) kegadisan hilang (1) kekasih (1) kekasihku Vie diperdaya mantannya (1) kelentit (1) keperawananku (1) kesalahan yg indah (1) ketemu di jalan (1) kisah tante girang (1) kolaborasi (1) maam tiriku tante girang (1) mahasiswi bugil (1) majikan nakal (1) makan (1) malam (1) malu-malu mau (1) mama temanku binal (1) mama tiriku binal (1) mbak arti (1) mbak cantik (1) mbak tukang lulur (1) memek abg (1) memek gadis (1) memek ibu (1) memek ibu kos (1) memek janda (1) memek merah (1) memek tante girang (1) mengapa harus gangbang ? mengapa ? (1) mengundang (1) mertua genit (1) ml adik ipar (1) ml ama ibu mertua (1) ml di hotel (1) mp3 basiyo (1) mp3 kartolo cs (1) nafsu (1) nge-seks dengan Para Peronda Malam (1) ngentot abg smu (1) ngentot cewek hamil (1) ngentot cewek smu (1) ngentot ibu menyusui (1) ngentot ibu mertua (1) ngentot janda tua (1) ngentot kakak ipar (1) ngentot mama tiri (1) ngentot mertua (1) ngentot saudara (1) ngentot sma (1) ngentot smu (1) ngentot sopir (1) ngentot suster (1) ngentot suster cantik (1) ngentot tante girang kaya (1) ngeseks dengan mama tiri (1) ngetot adik (1) ngetot kakak (1) oral seks (1) pandai (1) pasangan mesum (1) pemaksaan seks (1) pembantu bahenol (1) pembantu bugil (1) pembantu telanjang (1) penis (1) perbesar penis (1) perempuan (1) perkosa (1) pertama (1) pertamaku (1) posisi sex mantap (1) prediksi spanyol vs italia (1) pujaan (1) rakan (1) resep kue (1) riang (1) salon mesum (1) salon plus plus (1) script bisnis (1) sehari (1) sekretaris (1) seks degan mama (1) seks jilbab (1) selangkangan (1) selangkangan gadis (1) seling (1) selingkuh X (1) selingkuh dengan istri teman (1) selingkuh dengan karyawan (1) simpan (1) situs sex perkosa (1) skandal tante (1) sodomi (1) spanyol vs italia (1) street fighter (1) stw (1) suami lugu (1) suami sayang (1) suami selingkuh (1) suster (1) suster cantik (1) tante asih (1) tante baik nafsu (1) tante cari brondong (1) tante dosen (1) tante gaya doggy (1) tante genit (1) tante girang baik (1) tante girang bugil (1) tante girang cantik (1) tante girang cari abg (1) tante girang hot (1) tante girang kaya (1) tante girang merangsang (1) tante girang nafsu (1) tante girang puas (1) tante jilbab genit (1) tante ku aku entot (1) tante ku buas (1) tante manja (1) tante mia (1) tante nakal (1) tante ndut (1) tante ngentot (1) tante sari (1) tante seks (1) tante tetty (1) tantenal (1) template website (1) tetangga tante girang (1) tetanggaku binal (1) threesome (1) tips bola online (1) toge (1) toket (1) toket cewek salon (1) trik mendapatkan tante girang (1) tukang lulur (1) vagina tante (1) wanita beristri (1) wanita diatas (1) wanita setengah baya (1) wanita sex puas (1) warkop dki (1)
 

Kisah Kisah Napsu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates