13 April 2013

0 Fantasi dalam telepon - 1

Malam itu seperti biasa Eksanti tidur sendiri di kamar kost-nya. Tetapi Eksanti tidak bisa tidur sama sekali. Bayangan percumbuan yang serba singkat di dalam mobil beberapa hari yang lalu kembali muncul di matanya yang mencoba tertutup. Rumah besar tempat kostnya di bilangan Jakarta Selatan itu terasa sepi sekali.

Sudah seminggu ini Eksanti tidak berjumpa dengan aku di kantor, karena memang aku sedang melakukan presentasi ke luar kota. Hari itu sebenarnya adalah jadwalku untuk kembali masuk ke kantor, namun aku belum juga datang. Siang tadi Eksanti telah berulang kali menelphone HP-ku, namun tidak aktif. Perasaan khawatir sedikit muncul dibenaknya, bercampur dengan rasa kangen yang luar biasa. Lalu ia pun berniat mengontak aku di rumah, tetapi niat tersebut diurungkan. Bukan saja karena Eksanti tidak mau melanggar komitmen untuk tidak menggaguku di rumah, tetapi juga karena ia sendiri merasa sungkan bila ternyata telphonenya nanti diangkat oleh orang lain di rumahku. Siapa orang itu dan apa kata orang itu nanti, kalau ia sampai mencari-cariku ke rumah?

Kini, ketika matanya tak juga mampu terpejam tidur, ia menyesal kenapa tak memberanikan diri mengkontakku tadi siang. Menyesal karena merasa dirinya terlalu ragu-ragu bertindak.

Tak lebih 15 kilometer jauhnya dari kamar tidur Eksanti, aku juga sedang terlentang sendirian di ranjang besar di kamar tidurku dengan mata nanar memandang langit-langit. Aku juga tidak bisa tidur malam ini, walau separuh laporan perusahaan yang penuh angka dan paling menjemukan telah habis aku baca. Entah kenapa, malam ini aku begitu merindukan Eksanti. Mungkin karena telah seminggu ini kami tidak berjumpa, sehabis kejadian malam yang indah di dalam kemacetan Jakarta itu. Sedang apa dia sekarang? Apakah sedang dicumbu oleh kekasihnya yang lain? Apakah ia sedang bersama dengan teman manajerku itu? Pikiran terakhir ini sangat menggangguku, membuat aku terbakar cemburu selain birahi. Sungguh menggelisahkan!

Aku meredupkan lampu baca di kamar tidur dan menutup rapat pintunya. Sejenak aku memandang ke arah pesawat telephone di sisi ranjangku. Haruskah aku menelphone Eksanti sekarang, malam-malam begini? Segera aku angkat gagang telephone, namun sebelum sempat memutar nomer telephone-nya, perasaan ragu-ragu menggugurkan keinginanku dan aku meletakkannya kembali ke atas pesawatnya. Bagaimana kalau ia sedang bersama orang lain saat ini? Ahh.. tetapi rasa rinduku yang menggebu-gebu mengalahkan segalanya.

Ketika Eksanti hendak mulai memejamkan matanya, tiba-tiba terdengar ketukan di pintu kamarnya.
"Siapa..?", ujarnya sedikit malas.
"Santi, ada telephone untuk kamu di depan", ujar suara Eni teman kostnya dari balik pintu.
"Dari siapa..?, Eksanti bertanya lagi.
"Nggak bilang namanya, cuman katanya dari kakakmu, tapi suara cowok, kakak yang mana sih San..?, temannya menjawab dengan penuh selidik.
Eksanti bergegas bangkit dari ranjangnya, ia tahu persis siapa 'kakaknya' itu. Lalu sambil membuka pintu kamarnya ia berkata, "Terima kasih yaa.. En, dia memang kakakku yang baru datang dari Malang..". Eksanti terpaksa sedikit berbohong kepada temannya mengenai siapa 'kakaknya' itu. Ia tidak ingin teman-temannya tahu mengenai siapa 'kakaknya' itu, terlebih pada Eni teman sebelah kamarnya yang terkenal suka menggosip.

Eksanti lalu melangkah cepat ke ruang tamu yang berseberangan dengan kamarnya. Ketika ujung gagang telephone telah diangkat ke telinganya terdengar suara lelaki yang sudah sangat diakrabinya.
"Halo Santi, ini Mas..", aku menyapanya.
"Halo Mas, ini lagi di mana..", ujar Santi dengan nada gembira yang sengaja disembunyikannya.
"Lagi di rumah dong.., Santi sudah mau bobo' yaa..?", tanyaku lagi.
"Ahh.. belum kok, Santi belum ngantuk..", jawab Santi sedikir berbohong.
"Kenapa..?", tanyaku lagi.
"Abis, Santi mikirin Mas.., 'kan mestinya hari ini udah masuk kantor", Santi berkata dengan penuh terus terang.
"Terima kasih.., kamu inget sama Mas, soalnya tadi Mas masih capek banget, jadi masih males masuk ke kantor. Tapi ngomong-ngomong, presentasi-nya sukses lho, San. Makasih yaa.. buat bantuanmu nyiapin materi", ujarku beralasan.
"Sama-sama, Mas.. Selamat yaa..", ujar Eksanti menimpali pernyataanku.
"Iyaa.. iya.. kalau aku sukses kan berkat kamu juga, jadi sukses kita sama-sama kan. Ehh.. ngomong-ngomong kamu lagi di ruang mana nih?"
"Di ruang tamu, mas"
"Lagi banyak orang nggak di situ"
"Ada si Eni yang lagi nonton TV, yang lain udah pada bobo'. Ehh.. Mas, telephone-nya aku bawa ke kamar dulu yaa..", bisik Eksanti pelan. Ia berkata demikian karena khawatir Eni akan menguping pembicaraan mereka. Kebetulan karena letak kamar Eksanti dekat dengan ruang telephone itu, maka kabelnya dengan mudah bisa ditarik ke kamarnya melalui jendela.

"Mas, sekarang udah aman, nggak ada siapa-siapa.. nggak ada yang nguping", Eksanti memberi sinyal kepadaku.
"Santi, Mas kangen.. nih sama kamu, pengin melukin kamu..", aku mulai mengatakan perasaanku yang sebenarnya.
"Ahh.. Mas, Santi juga kangen tapi gimana dong..?", Eksanti berucap pelan.
"Mas pengin banget bercinta dengan kamu, sekarang..!!", aku berkata jujur. Eksanti sedikit kaget mendengar pernyataanku yang straight forward itu. Namun dalam hati ia mengagumi caraku yang tetap halus namun tanpa basa-basi itu.
"Santi, juga.., tapi gimana", ujar Eksanti kembali.
"Santi bantuin Mas yaa..", aku meminta kepadanya.
"Bantuin apa..?", ujar Eksanti bingung.
"Bantuin biar rasa kangen Mas terobati"
"Santi mau mbantuin Mas apa saja, sepanjang Santi bisa. Santi mau Mas bahagia", ia menjawab permintaanku dengan nada lirih hampir berbisik.

Mendengar pernyataannya yang terakhir itu, aku makin tidak bisa mengendalikan perasaanku, dan akupun semakin ingin membayangkan ia sedang berdiri dihadapanku saat ini. Aku ingin sekali..

"Santi pakai baju apa sekarang?", aku bertanya lagi.
"Pakai daster warna merah muda.., Mas pakai apa", Santi balik bertanya.
"Ehmm.. Mas cuman pakai celana tidur satin hitam, nggak pakai apa-apa lagi.. Kamu pakai apa di balik dastermu San..?"
"Santi nggak biasa pakai bra kalau mau tidur, tapi masih pakai celana dalam warna krem"
"Yang ada renda-rendanya itu?", aku bertanya penuh rasa penasaran.
"He.. em", ujernya pendek.

Itulah awal pembicaraan kami di telephone yang dipenuhi oleh percakapan penuh rasa romantisme yang membakar sensualitas fantasi kami. Lalu kami saling bercerita canda panjang lebar untuk menanyakan keadaan masing-masing. Suara Santi yang memang sangat seksi ditelingaku itu, seolah mendesah-desah penuh manja, membuat kejantananku semakin menegang terangsang di balik celana tidur satin yang aku kenakan.

Ditengah-tengah percakapan yang makin mendebarkan itu, Eksanti menggeletakkan tubuhnya setelah bosan tidur miring. Kamar tidur sengaja ia gelapkan, karena ia ingin suasana percakapan itu semakin romantis, selain itu ia memang tidak akan bisa tidur dengan cahaya yang terlalu terang. Ah, tiba-tiba darah Eksanti berdesir karena rasanya ia masih bisa mencium bau wangi tubuhku. Bau yang kini mulai diakrabinya: segar dan penuh aroma kejantanan. Tidak seperti tubuh lelaki lain di kantornya yang terlalu penuh minyak wangi sehingga berkesan sintetis. Ah, kini ia mulai membanding-bandingkan antara aku dengan teman-temannya yang lain, keluh Eksanti dalam benaknya.

"Mas..," bisiknya perlahan sambil menelungkupkan muka ke bantal, "Apa yang ingin Mas lakukan kepadaku?"
"Santi, Mas sedang membayangkan kamu. Kamu mau tahu nggak yang sedang Mas bayangkan..?", aku berujar pelan.
"Hee em..", Eksanti mendesah lagi mengiyakan.
"Mas membayangkan sedang mencumbumu. Tangan Mas sedang membelai setiap centi kulit indahmu. Bibir Mas sedang mengusap-usap lembut rambut-rambut halus di belakang telingamu, lalu beralih ke bibir indahmu", aku mulai menceritakan fantasiku kepadanya.

Di depan mataku seakan-akan ada sebuah film yang diputar berulang-ulang, berisi gambar indah percumbuan kami yang sangat singkat tetapi sangat menggairahkan itu. Bibir basah yang merekah pasrah itu, tergambar jelas di mataku. Harum nafasnya yang menggairahkan itu, tercium jelas di hidungku. Kelembutan lidah dan bagian dalam mulut itu.. hmm, semuanya terasa seperti nyata malam ini. Amat sangat nyata, sampai-sampai aku menelan ludah berkali-kali. Jantungnya berdegup kencang, seperti ketika waktu itu aku melumat bibir bidadari yang amat aku dambakan.

"Teruss..?", Eksanti berucap pelan sambil mulai memejamkan matanya. Bayangan percumbuan kami di dalam mobil seminggu yang lalu nampak jelas di pelupuk matanya.
Eksanti masih ingat betapa aku mengulum lembut bibir tipisnya dengan luapan perasaan yang apa adanya. Betapa menggairahkannya ciuman itu! Aku melakukannya dengan sepenuh hati, sehingga rasanya tidak setengah-setengah. Ketika aku mengulum bibirnya, aku melakukannya dengan penuh perasaan, membuat dirinya terbuai-buai bagai tidur di atas awan di angkasa sana. Tak sadar Eksanti meraba bibirnya dengan ujung jari. Ia dengan mudah bisa merasakan kembali ciuman itu. Tak mungkin ia bisa melupakannya.

"Terus bibir Mas turun ke arah lehermu. Lalu Lidah Mas menyapu-nyapu lembut di sana dan kamu merasa geli tetapi juga nikmat.. Kamu bisa merasakannya, 'yang?", aku melanjutkan.

"Oocch.. iyaa.. Mas, teruss..", Santi semakin tidak sabar menuggu kelanjutannya sambil jemari tangannya membelai-belai lehernya sendiri, mengikuti fantasiku. Jemarinya mengalir pelan di sepanjang lehernya yang jenjang, sesekali berhenti di belakang telinganya lalu mengalir turun ke arah dadanya.

"Bibir Mas semakin turun ke bawah, turun.. dan turun pelan-pelan sekali. Sekarang, Mas sedang melumati kedua puting payudaramu, bergantian yang kiri.. lalu yang kanan.. Tangan Mas meremasnya lembut.. Ooocch.. Santi, Mas rasanya nikmat sekali.. Kamu juga merasakan hal yang sama, sayang?", aku berhenti sejenak. Aku mendengar Eksanti mendengus pelan..

Eksanti tidak kuasa melupakan betapa dadanya yang kenyal dihisap oleh bibirku dan diremas oleh tangan kokohku itu. Oh, itulah cumbuan dan remasan yang tak kalah menggairahkan dari ciuman dibibirnya. Jemari dan bibiriku seperti penuh oleh energi pembakar sukma yang mengirimkan jutaan bulir kenikmatan ke seluruh tubuhnya. Tak sadar, Eksanti mengerang kecil, meremas seprai dengan satu tangannya. Ia seperti merasakan lagi hisapan dan remasan jemari itu di dadanya. Gesekan nilon tipis pakaian tidurnya tiba-tiba seperti mewakili remasan itu. Ia tidur tanpa beha. Oh, kedua putingnya ternyata sudah mengeras. Kenapa jadi begini? Keluh Eksanti sambil mengerang lagi, lalu memiringkan badannya, meraih bantal guling.

Lalu kembali aku melanjutkan fantasiku "..putingmu, keduanya mulai mengeras dan semakin mengeras. Warnanya merah kecoklatan, kecil, panjang dan makin menjulang.. Mas juga menciumi lingkaran coklat di sekelilingnya, bergantian yang kiri dan yang kanan. Kamu mulai menggelinjang.. kamu meremasi rambut Mas dan menekan kuat-kuat kepala Mas di dadamu", aku menceritakan fantasiku sambil membayangkan seolah-olah aku memang melakukan aktifitas itu.

"Oocch.. Mas, teruskan..", Eksanti mendesah lagi ketika aku terdiam sesaat. Tangannya meraba lembut di atas dadanya, dan ternyata memang benar.., putingnya telah mulai mengeras. Ia tersenyum sambil matanya tetap terpejam, sementara telinganya tetap berkonsentrasi penuh untuk mendengarkan suaraku di seberang sana.

"Tanganmu kini juga mulai meremas-remas lembut kejantanan Mas di bawah sana. Santi.., kamu memang luar biasa.. Kamu mengusap sepanjang batangnya, pelan-pelan ke atas lalu kebawah lalu ke atas lagi. Remasan jemarimu berhenti di pangkal bagian atasnya yang membulat keras, lalu sesekali jari telunjukmu menyentuh-berputar pada lubang di ujungnya. Kamu mengusapnya lagi ke arah bawah pelan sekali, kamu meremasi ke dua bola di pangkal bawahnya, kamu memeras, meremasnya di sana.. Oocchh..", aku berhenti sejenak. Tanganku tetap bergerak-gerak di bawah sana melakukan aktifitas seperti yang aku ceritakan kepadanya.

Udara dingin menyebabkan aku harus menyelimuti badanku, tetapi sentuhan selimut di atas kejantananku yang hanya tersaput celana dalam tipis ternyata berdampak lain. Kenangan erotis tentang Eksanti membuat diriku terbakar birahi. Perlahan tapi pasti, kejantananku menegang. Semakin lama, semakin tegang, berdenyut penuh gairah.

"Oocchh.. Mas.. Santi juga sedang membayangkan hal itu terjadi sekarang", Santi pun mulai benar-benar hanyut dalam fantasi yang sama denganku.

Kira-kira hampir semenit kami berdua hening, tidak bersuara. Kami benar-benar sedang terhanyut dalam sensasi seksual masing-masing, sementara masing-masing tangan kami yang terbebas dari gagang telephone melakukan aktifitas untuk membangkitkan gairah. Suara dengusan, rintihan pelan dan hembusan nafas panjang saling menimpali, membuat suasana semakin romantis. Ketika aku semakin tidak kuasa menahan rasa geli, nikmat di bawah sana, aku menghentikan aktifitas tanganku. Aku mengangkat sedikit tubuhku dan dengan sekuat tenaga aku turunkan sedikit celana tidurku dengan satu tangan, untuk memberikan keleluasaan pada kejantananku.

"Eksanti," bisikku, "Sedang apa kamu di sana? Kamu mau tahu nggak apa yang Mas barusan lakukan?"
"Hee.. emm..", desahnya pendek.
"Celana tidur Mas sekarang telah terlepas, kejantanan Mas sudah tegak menegang, kamu masih ingat jelas bentuknya 'kan? Sekarang maukah kamu melepas celana dalam kamu juga 'yang..?", aku menceritakan keadaanku sekaligus memohon kepadanya untuk melakukan hal yang sama.

Bersambung . . . .

0 comments:

Post a Comment

Labels

Seks Umum (1606) pesta seks (888) Sesama Pria (564) Setengah Baya (497) Negeri jiran (462) Cerita Sex (455) Lain-lain (422) Umum (392) Cerita Dewasa (379) Sedarah (353) Daun Muda (277) pemerkosaan (272) Cerita Panas (247) Seks (239) cerita seks (234) Artikel Seks (200) Tante (192) Kisah Seks (187) Adult Story (184) Hot (164) abg (164) Bondage (143) tukar pasangan (138) Cerita Binal (133) Sesama Wanita (120) Cerita sex hot (117) Cerita Sex Pemerkosaan (88) Foto Hot (72) Cerita Sex ABG (68) Cerita sex keren (68) Cerita Sex Umum (66) Cerita sex panas (66) Daftar Isi (62) Artikel (60) Bacajuga (57) Cerita Mesum (54) Cerita Sex Sedarah (50) Cerita Pesta Sex (47) cerita sex selingkuh (45) Cerita Sex Perselingkuhan (43) Cerita Sex Setengah Baya (42) Tips dan Trik (42) Cerita Perselingkuhan (41) Pesta Sex (39) Cerita Hot Dewasa (38) Kesehatan (36) Cerita Fiksi (35) Masturbasi (35) Galeri Foto (33) selingkuh (33) Cerita Panas Daun Muda (32) Cerita Pasutri (32) Cerita Sex Daun Muda (32) Unik (29) Berita (28) Dr Boyke (28) Konsultasi (28) Cerita Sex Dewasa (27) Kisah 1001 Malam Abunawas (27) Prediksi Togel Terbaru (27) Cerita Sex Sekolah (26) 18+ (24) Cerita Sex Tukar Pasangan (23) cerita hot (23) Karya Pengarang Lain (22) Gadis (20) Download Cerita sex (19) A +++ (17) Mahasiswa (17) Bestiality (16) Cerita 18+ (16) Cerita Pemerkosaan (16) arthur (16) bahasa indonesia (16) original (16) Artikel Dewasa (15) Cerita Sex Berseri (15) Cerita Sex Sesama Wanita (15) Kerabat dekat (14) Pengalaman Seks (14) Penyiksaan (14) cerita porno (14) english (14) fanfiction (14) Anime / Manga (13) Cerita Misteri (13) Jilbab Lovers (12) cerita tante (12) Beastiality (11) Cerita Dewasa 17 tahun (11) Cerita Ringan (11) DI bawah umur (11) Movies (11) Cerita Bokep (10) Cerita Sex Dengan Hewan (10) Om om (10) kumpulan cerita dewasa (10) Cerita Hot Perawan (9) Cerita Nafsu Bejat (9) Mahasiswi (9) Sex Umum (9) Tia (9) perawan (9) 17 tahun (8) Cerita (8) Cerita Sex Artis (8) Cerita Terbaru (8) Cerita Three Some (8) Pembantu (8) Cerita SMA (7) Cerita Tante Girang (7) Cheat Lost Saga (7) Doujin (7) Ruang Hati (7) Tips Trick (7) cerita perkosaan (7) cerita seks tante girang (7) cerpen (7) memek tante (7) tante girang (7) Artis (6) Cerita Gay dan Lesbi (6) Cerita Sex Onani dan Masturbasi (6) Kondom (6) Wayang Kulit (6) aids (6) cerita abg bugil (6) cerita jorok (6) cerita ngentot (6) Andani Citra (5) Cerita Sex Lesbian (5) Dongeng (5) Kata Kata (5) Koleksi Langka (5) MISS V (5) Pemaksaan (5) PrediksI Pertandingan Bola (5) Selebriti (5) Togel (5) Trik Sex (5) Zodiak (5) cerita istri selingkuh (5) istri selingkuh (5) ngentot tante (5) Bola (4) Bule (4) Cerita Masturbasi (4) Cheat Point Blank (4) Cinta (4) Eropa (4) Fan Fiction (4) Gadis Kampus (4) Guru (4) Inggris (4) Isteri (4) Italia (4) Prancis (4) Pria Jantan (4) Program kejantanan (4) Waria (4) cerita daun muda (4) cerita dewasa janda (4) cerita memek (4) cerita panas abg17 tahun (4) cerita penis (4) cerita perek (4) cerita seru (4) cerita sex guru (4) cerita tentang janda (4) gadis bandung (4) kisah dewasa (4) memek (4) ngentot pembantu (4) sma (4) soul calibur (4) suikoden 2 (4) Adik Kakak (3) Cerita Artis (3) Cerita Gigolo (3) Cerita Remaja (3) Cerita Sedarah (3) Eksibisi (3) Fantasi Seks (3) Hasil Pertandingan (3) Humor (3) Karya Dr. H (3) Porno (3) abg bandung (3) abg bugil (3) bandar bola (3) bandar casino sbobet (3) bandar judi (3) bandar sbobet (3) bandar situs bola (3) cerita bogel (3) cerita dewasa abg (3) cerita gadis (3) cerita kekasih (3) cerita kontol (3) cerita lonte (3) cerita lucah (3) cerita ml (3) cerita nikah (3) cerita pacaran (3) cerita porn (3) cerita romantis (3) cerita sahabat (3) cerita saru (3) cerita saru 17 tahun (3) cerita seks daun muda (3) cerita seks pembantu (3) cerita seksi (3) cerita seru 17 tahun (3) certa memek (3) cewek abg (3) cewek bugil (3) cewek cantik (3) cewek hot (3) cewek seksi (3) dynasty warriors (3) foto memek (3) gadis bandung bugil (3) kisah daun muda (3) meki tembem (3) memek tante cantik (3) ngentot mama (3) ngentot tante girang (3) polis (3) Antivirus (2) Artis Film Porno (2) Buah Buahan (2) Bugil (2) Cerita Lesbian (2) Cerita Sejenis (2) Cerita Silat (2) Dewasa (2) Horor (2) Karya Diny Yusvita (2) Kisah Kejam (2) ML (2) Majalah Dewasa (2) Makcik (2) Pelacur (2) Penyakit Kelamin (2) Penyanggak (2) Prediksi Euro 2012 (2) Resep Masakan (2) Resep Ramadhan (2) Sesama Jenis (2) Story (2) Travic Sex (2) bercinta dengan pembantu (2) brondong (2) cerita istri (2) cerita janda (2) cerita nikmat (2) cerita pelacur (2) cerita pembantu (2) cerita psk (2) cerita seks ibu (2) cerita seksual (2) cerita sensual (2) cerita sex anak imut (2) cerita sex igo (2) cerita sex suter (2) cerita wts (2) cewek chinese (2) cewek nakal (2) cewek salon bugil (2) code geass (2) enaknya memek tmaam tiri (2) foto istri bugil (2) foto janda (2) foto pelacur (2) istri (2) istri nakal (2) janda (2) kontol (2) montok (2) ngentot (2) ngentot abg (2) ngentot cewek abg (2) ngentot cewek salon (2) ngentot mbak-mbak (2) ngentot tante muda (2) orang (2) pelacur abg (2) pelacur jalang (2) pelacur tante (2) perselingkuhan (2) psk bugil (2) psk telanjang (2) seks dengan tetangga (2) singapore (2) tante binal (2) tante gatel (2) tante girang cari brondong (2) tante jalang (2) tante pelacur (2) tante-tante (2) tempek tante (2) toket tante (2) vagina (2) video sex (2) wanita (2) Alat Kelamin (1) Aminah (1) Ampun Tante.... ampun.... (1) Bali (1) Berawal Dari Langganan (1) Biodata (1) Biografi (1) Bisnis Online (1) Cerita Sadis (1) Cerita Sex Berjilbab (1) Cerita Sex Maria (1) Cerita Tentang Sex (1) Cerita Tukar Pasangan (1) Cerita lepas (1) CeritaDewasa (1) Cie Yeni yang Hot (1) Contoh Surat (1) Datin (1) Dewi dan Tante Anis (1) Difuck (1) Digerudi (1) Ditinggalkan (1) Download (1) Fantasy : Kisah Prita Laura dan Frida Lidwina (1) Foto (1) Foto Hot Dewasa (1) Foto Seks (1) Gadget (1) Gambar Hot (1) Gambar Hot Dewasa (1) Gambar Pasutri (1) Gaya Posisi Seks (1) Gelek (1) Gerimis (1) Gue istri yang bener bener nakal... (1) Guru Murid (1) Hanis (1) Harga Handphone Mito (1) Harga Handphone Nokia (1) Harga Handphone Sony (1) Harnani (1) Hilangnya perjaka ku dengan tante indra (1) Hot News (1) Ibu Muda (1) India (1) Jepang (1) Jika waktu bisa kuulang kembali (1) Kakak (1) Karya Ninja Gaijin (1) Karya Yohana (1) Kenangan di bekas tempat kosku (1) Kenikmatan (1) Khasiat Ramuan Sehat Lelaki (1) Ki Anom Suroto (1) Ki Hadi Sugito (1) Ki Manteb Sudarsono (1) Ki Narto Sabdho (1) Ki Sugino Siswocarito (1) Ki Timbul Hadiprayitno (1) Kisah vania (1) Korea (1) Kost pacarku Nina (1) Lainnya (1) Liani 5: Sex in the Mall (1) Lirik Lagu (1) Lucu (1) Lusi Aku Mencintaimu (1) ML dengan Bu Vivin (1) Malam Pertama (1) Mbak Dina kakak iparku (1) Melissa Anak tiriku (1) Menghangatkan Hujan (1) Menyetubui (1) Mertua (1) Minuman Obat (1) Multi Orgasme (1) Musik (1) Nikmat (1) Nikmatnya (1) Pakcu (1) Pasang Iklan (1) Pegawai Toko Sepatu (1) Pejantan Lugu Tuk Istriku (1) Pendidikan (1) Pengalaman (1) Pengalaman Ngentot Dengan cia (1) Pengetahuan (1) Piala AFC (1) Puisi (1) RENDEVOUS WITH GIRL WHO EVER REFUSE ME…. (1) Ruzita (1) Safura (1) Sakinah (1) Sawiyah (1) Seks Dengan Binatang (1) Selabintana nikmat. (1) Seminar nikmat (1) Shida (1) Shinta (1) Sinopsis Film (1) Softcore (1) Sri Maya [i]Nestina .. what a amazing .. (1) Tablet (1) Take And Give (1) Tante mau tukar pasangan (1) Teman therapisku tersayang (1) Temen kost (1) Tips Suami Istri (1) Tips dan Triks (1) Video Porno (1) Vidio (1) abang (1) abg bugil nakal (1) abg di perkosa (1) abg smu (1) abg smu jakarta (1) abg toge (1) adegan sex (1) anak kuliah yang beruntung (1) anakku (1) angkatku (1) bawah umur (1) benyamin sueb (1) bercinta dengan mbak (1) birahi pembantu (1) biseks (1) calon mertua binal (1) cara ngajak pembantu ML (1) cerita abg smu (1) cerita adegan sex (1) cerita babu (1) cerita birahi (1) cerita bugil abg (1) cerita indonesia sex (1) cerita janda kembang (1) cerita jorok pembantu (1) cerita keperawananku (1) cerita memek X (1) cerita pacar (1) cerita panas indonesia (1) cerita permerkosaan (1) cerita porno X (1) cerita saru X (1) cerita seks dewasa (1) cerita seks janda (1) cerita seks janda kembang (1) cerita seks setengah baya (1) cerita seksual X (1) cerita selangkangan (1) cerita sensual X (1) cerita setengah baya (1) cerita sex bugil (1) cerita sex gadis 18 tahun (1) cerita sex gadis perawan (1) cerita sex indonesia (1) cerita suami istri (1) cerita tante binal (1) cerita tante girang dengan brondong (1) cewek (1) cewek amoy (1) cewek bandung (1) cewek hamil bugil (1) cewek jakarta (1) cewek sma (1) chatter (1) chatting (1) dalam (1) dengan (1) di villa tante (1) ditebuk (1) dosen (1) dosen genit (1) dosen tante girang (1) dukun (1) dvd benyamin (1) dvd kadir doyok (1) dvd warkop (1) enaknya tante girang (1) foto bispak (1) foto istri bugil X (1) foto janda muda (1) foto pembantu bugil (1) foto pembantu diperkosa (1) foto pembantu telanjang (1) foto perek jakarta (1) foto tante girang (1) gadis salon (1) gangbang (1) gersang (1) gohead (1) hatiku (1) hilang keperawanan (1) hypersex (1) ibu berjilbab nakal (1) ibu dosen teman seks (1) ibu hamil (1) ibu tetty (1) ipar ku (1) istri genit (1) istri muda bugil (1) istri muda bugil X (1) istri orang (1) istri pak guru (1) istri selingkuh X (1) istri telanjang (1) istri telanjang X (1) istri teman (1) istri teman genit (1) istri teman menggoda (1) jablay (1) janda binal (1) janda bispak (1) janda bugil (1) janda cantik (1) janda desa (1) janda hot (1) janda muda (1) janda seksi (1) janda stw (1) janda telanjang (1) kandung (1) kegadisan hilang (1) kekasih (1) kekasihku Vie diperdaya mantannya (1) kelentit (1) keperawananku (1) kesalahan yg indah (1) ketemu di jalan (1) kisah tante girang (1) kolaborasi (1) maam tiriku tante girang (1) mahasiswi bugil (1) majikan nakal (1) makan (1) malam (1) malu-malu mau (1) mama temanku binal (1) mama tiriku binal (1) mbak arti (1) mbak cantik (1) mbak tukang lulur (1) memek abg (1) memek gadis (1) memek ibu (1) memek ibu kos (1) memek janda (1) memek merah (1) memek tante girang (1) mengapa harus gangbang ? mengapa ? (1) mengundang (1) mertua genit (1) ml adik ipar (1) ml ama ibu mertua (1) ml di hotel (1) mp3 basiyo (1) mp3 kartolo cs (1) nafsu (1) nge-seks dengan Para Peronda Malam (1) ngentot abg smu (1) ngentot cewek hamil (1) ngentot cewek smu (1) ngentot ibu menyusui (1) ngentot ibu mertua (1) ngentot janda tua (1) ngentot kakak ipar (1) ngentot mama tiri (1) ngentot mertua (1) ngentot saudara (1) ngentot sma (1) ngentot smu (1) ngentot sopir (1) ngentot suster (1) ngentot suster cantik (1) ngentot tante girang kaya (1) ngeseks dengan mama tiri (1) ngetot adik (1) ngetot kakak (1) oral seks (1) pandai (1) pasangan mesum (1) pemaksaan seks (1) pembantu bahenol (1) pembantu bugil (1) pembantu telanjang (1) penis (1) perbesar penis (1) perempuan (1) perkosa (1) pertama (1) pertamaku (1) posisi sex mantap (1) prediksi spanyol vs italia (1) pujaan (1) rakan (1) resep kue (1) riang (1) salon mesum (1) salon plus plus (1) script bisnis (1) sehari (1) sekretaris (1) seks degan mama (1) seks jilbab (1) selangkangan (1) selangkangan gadis (1) seling (1) selingkuh X (1) selingkuh dengan istri teman (1) selingkuh dengan karyawan (1) simpan (1) situs sex perkosa (1) skandal tante (1) sodomi (1) spanyol vs italia (1) street fighter (1) stw (1) suami lugu (1) suami sayang (1) suami selingkuh (1) suster (1) suster cantik (1) tante asih (1) tante baik nafsu (1) tante cari brondong (1) tante dosen (1) tante gaya doggy (1) tante genit (1) tante girang baik (1) tante girang bugil (1) tante girang cantik (1) tante girang cari abg (1) tante girang hot (1) tante girang kaya (1) tante girang merangsang (1) tante girang nafsu (1) tante girang puas (1) tante jilbab genit (1) tante ku aku entot (1) tante ku buas (1) tante manja (1) tante mia (1) tante nakal (1) tante ndut (1) tante ngentot (1) tante sari (1) tante seks (1) tante tetty (1) tantenal (1) template website (1) tetangga tante girang (1) tetanggaku binal (1) threesome (1) tips bola online (1) toge (1) toket (1) toket cewek salon (1) trik mendapatkan tante girang (1) tukang lulur (1) vagina tante (1) wanita beristri (1) wanita diatas (1) wanita setengah baya (1) wanita sex puas (1) warkop dki (1)
 

Kisah Kisah Napsu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates